DPRD Batam Sahkan Perda LAM, Budaya Melayu Tampil di Paripurna

Jumat, 8 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, serta pimpinan DPRD Batam dan Ketua Pansus Ranperda LAM bersama peraga busana Melayu Kepri Kota Batam saat Sidang Paripurna di DPRD Batam, Jumat (8/5/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, serta pimpinan DPRD Batam dan Ketua Pansus Ranperda LAM bersama peraga busana Melayu Kepri Kota Batam saat Sidang Paripurna di DPRD Batam, Jumat (8/5/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

Rapat Paripurna DPRD Kota Batam, Jumat (8/5/2026), tak hanya membahas pengelolaan sampah. DPRD juga mengesahkan Peraturan Daerah tentang Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau Kota Batam sebagai upaya memperkuat identitas budaya Melayu.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, hadir langsung dalam rapat di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Batam. Paripurna juga membahas tanggapan pemerintah terhadap pandangan fraksi-fraksi DPRD terkait Ranperda perubahan Perda Nomor 11 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Persampahan.

Suasana sidang tampak berbeda dengan penampilan finalis Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam 2026. Mereka memperagakan berbagai busana adat Melayu sebagai bentuk pelestarian budaya daerah.

Busana yang ditampilkan meliputi pakaian harian Siku Keluang, Teluk Belanga Dagang Dalam, Kebaya Labuh, Baju Kurung Cekak Musang, pakaian kebesaran Melayu, hingga busana pengantin Melayu.

Baca Juga :  Pemko Batam dan DPRD Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Arahkan APBD 2027 untuk Perkuat Ekonomi

Penampilan tersebut menarik perhatian peserta sidang dan tamu undangan. Selain menampilkan keindahan busana tradisional, kegiatan itu juga menjadi sarana edukasi budaya kepada masyarakat.

Amsakar mengatakan pengesahan perda LAM menjadi langkah penting untuk menjaga adat, tradisi, dan kearifan lokal di tengah pesatnya pembangunan Batam.

“Kami berharap LAM semakin aktif menjaga adat istiadat, memperkuat nilai kearifan lokal, dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan harmoni sosial di Kota Batam,” ujarnya.

Ia menegaskan pembangunan Batam tidak hanya fokus pada sektor fisik dan ekonomi, tetapi juga harus dibarengi penguatan karakter masyarakat melalui pelestarian budaya Melayu.

Baca Juga :  Pemko Batam Serahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pertahankan WTP ke-14 Kali

Dalam agenda lain, Amsakar juga menyampaikan tanggapan pemerintah terkait Ranperda perubahan pengelolaan persampahan. Menurutnya, pengelolaan sampah di Batam harus dilakukan secara modern, terpadu, dan berkelanjutan dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha.

“Pemko Batam mendukung paradigma baru yang menempatkan sampah sebagai sumber daya bernilai ekonomi jika dikelola secara produktif dan inovatif,” katanya.

Pemko Batam juga terus mendorong gerakan reduce, reuse, recycle (3R), memperkuat peran bank sampah, dan meningkatkan edukasi lingkungan kepada generasi muda untuk membangun budaya peduli kebersihan di Kota Batam.

Editor: Difky

Berita Terkait

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya
Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah
Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen
Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam
Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat
Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD
Batam Raih Penghargaan Nasional Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi
Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Seminar, Diskusi, dan Lokakarya

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:54

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya

Sabtu, 12 September 2026 - 21:43

Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah

Jumat, 11 September 2026 - 20:54

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen

Jumat, 11 September 2026 - 20:45

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Kamis, 10 September 2026 - 21:28

Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06