Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meminta doa restu masyarakat jelang keberangkatannya menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Dalam acara Walimatus Safar di kediamannya, Batam Centre, Minggu (10/5/2026), Amsakar juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat serta memastikan roda pemerintahan tetap berjalan selama dirinya menjalankan ibadah haji.
Amsakar akan berangkat bersama istrinya, Erlita Amsakar, yang juga Ketua TP-PKK Kota Batam. Keduanya dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 20 Mei 2026 sebelum bertolak ke Arab Saudi sehari setelahnya.
Acara Walimatus Safar berlangsung khidmat. Amsakar dan keluarga menyambut tamu dari unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga kerabat dekat. Rangkaian kegiatan diisi pembacaan ayat suci Al-Qur’an, ceramah agama, dan prosesi adat tepuk tepung tawar.
Dalam sambutannya, Amsakar mengakui tidak seluruh kebijakan pemerintah mampu memenuhi harapan semua masyarakat. Karena itu, ia bersama istri menyampaikan permohonan maaf sebelum berangkat ke Tanah Suci.
“Sebagai manusia biasa dan pemimpin, kami menyadari tidak semua kebijakan dapat memenuhi harapan seluruh masyarakat. Dengan segala kerendahan hati, saya dan istri memohon maaf apabila selama menjalankan amanah terdapat tutur kata maupun tindakan yang kurang berkenan,” ujar Amsakar.
Ia juga meminta masyarakat mendoakan kelancaran, kesehatan, dan keselamatan selama menjalankan ibadah haji.
“Kami mohon doa agar diberikan kemudahan selama menjalankan ibadah haji dan kembali ke Batam dalam keadaan sehat serta memperoleh haji yang mabrur dan mabrurah,” katanya.
Pada kesempatan itu, Amsakar menitipkan jalannya pemerintahan kepada Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra. Ia meminta seluruh jajaran pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dan kepala OPD tetap solid menjaga pelayanan publik dan program pembangunan.
“Saya titip Ibu Wakil Wali Kota kepada Bapak dan Ibu semua. Mohon dukungan penuh agar pelayanan dan program pembangunan tetap berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.
Kegiatan Walimatus Safar ditutup dengan doa bersama dan bersalam-salaman sebagai bentuk pelepasan menjelang keberangkatan Amsakar dan istri ke Tanah Suci pada 21 Mei mendatang.






