Ekonomi Batam Tumbuh 6,76 Persen, Tertinggi di Kepri

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra

Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra

Perekonomian Kota Batam terus menguat sepanjang 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Batam tumbuh 6,76 persen (year-on-year) tanpa migas. Angka ini menjadi yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau dan melampaui pertumbuhan ekonomi provinsi maupun nasional.

BPS mencatat ekonomi Kepulauan Riau pada 2025 tumbuh 5,88 persen, sedangkan ekonomi nasional tumbuh 5,11 persen.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, Batam terus memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi di kawasan barat Indonesia.

Batam mencatat pertumbuhan ekonomi tanpa migas tertinggi di Kepulauan Riau. Kabupaten Bintan tumbuh 6,43 persen, Kabupaten Karimun 5,44 persen, Kota Tanjungpinang 3,31 persen, Kabupaten Lingga 3,53 persen, dan Kabupaten Kepulauan Anambas 2,87 persen. Sementara Kabupaten Natuna mengalami kontraksi -1,61 persen.

Baca Juga :  Pertumbuham Ekonomi Batam Triwulan IV 2025 Menguat, Capai 7,49%

Selain itu, Batam juga menjadi penyumbang terbesar ekonomi Kepulauan Riau. Pada 2025, kontribusi Batam mencapai 66,44 persen dari total perekonomian provinsi.

Aktivitas industri pengolahan, konstruksi, perdagangan, transportasi, dan logistik mendorong pertumbuhan ekonomi Batam. Arus investasi yang terus meningkat juga memperkuat struktur ekonomi daerah.

Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam Fary Djemy Francis menilai capaian tersebut menunjukkan ekonomi Batam semakin ditopang sektor industri dan investasi.

Baca Juga :  Amsakar–Li Claudia Apresiasi Polisi Ungkap Kasus “Rayap Besi” di Batam

“Pertumbuhan 6,76 persen tanpa migas menunjukkan ekonomi Batam digerakkan sektor produktif seperti manufaktur, perdagangan, logistik, dan investasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, penghitungan tanpa migas memberi gambaran lebih jelas tentang kekuatan ekonomi daerah.

“Sektor migas sangat dipengaruhi harga energi dunia. Karena itu, pertumbuhan tanpa migas lebih mencerminkan aktivitas ekonomi riil,” katanya.

Fary juga menegaskan posisi strategis Batam di jalur perdagangan internasional serta kedekatannya dengan Singapura dan Malaysia terus menarik investasi.

“Dengan dukungan infrastruktur dan konektivitas logistik internasional, Batam semakin kuat sebagai pusat industri dan investasi global,” ujarnya.

Editor: Rega

Berita Terkait

Layanan Eazy Passport Batam Layani Ratusan Pemohon
Peningkatan Diabetes dan Kanker pada Anak Jadi Sorotan TP PKK Kepri
Dewi Kumalasari Ansar Kukuhkan Pengurus YKI Batam
Amsakar Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih di Batam
Pemko Batam Tegaskan Pembangunan Lapangan Kodaeral Tak Ganggu Anggaran Pendidikan
PLUT Goes to Pesisir Bantu UMKM Pulau Pemping Kantongi NIB
BP Batam Percepat Penyelesaian UWT 221 Rumah di Puskopar
Progres Pergeseran Warga Rempang Eco-City, 242 Kepala Keluarga Tempati Hunian Baru Layak Huni
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:04 WIB

Layanan Eazy Passport Batam Layani Ratusan Pemohon

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:33 WIB

Peningkatan Diabetes dan Kanker pada Anak Jadi Sorotan TP PKK Kepri

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:23 WIB

Dewi Kumalasari Ansar Kukuhkan Pengurus YKI Batam

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:58 WIB

Amsakar Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih di Batam

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:18 WIB

Pemko Batam Tegaskan Pembangunan Lapangan Kodaeral Tak Ganggu Anggaran Pendidikan

Berita Terbaru

Layanan Eazy Passport di empat lokasi, yakni ULP Harbour Bay, ULP Mall Botania 2, Immigration Lounge Pollux Mall, dan K-Square Mall. Foto: Istimewa

Batam

Layanan Eazy Passport Batam Layani Ratusan Pemohon

Senin, 18 Mei 2026 - 20:04 WIB

Dewi Kumalasari Ansar mengukuhkan Pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Batam periode 2026-2031 di Wyndham Panbil, Sabtu (16/5/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Batam

Dewi Kumalasari Ansar Kukuhkan Pengurus YKI Batam

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:23 WIB