Pemko Batam Kejar Pajak Listrik Rp437 Miliar pada 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, membuka rapat pertemuan stakeholder, di Hotel Nagoya Hill Batam, Rabu (13/5/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

ekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, membuka rapat pertemuan stakeholder, di Hotel Nagoya Hill Batam, Rabu (13/5/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Pemerintah Kota Batam menargetkan penerimaan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) sektor tenaga listrik sebesar Rp437,4 miliar pada 2026. Untuk mengejar target itu, Pemko Batam memperketat pengawasan usaha kelistrikan, membenahi data, dan menyinkronkan perizinan.

Pembahasan tersebut berlangsung dalam rapat stakeholder terkait penerbitan Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (IUPTLU/IUPTLS), sosialisasi Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha (NITKU), serta optimalisasi pajak daerah di Sky Ballroom Hotel Nagoya Hill Batam, Rabu (13/5/2026).

Baca Juga :  Kajari Batam Ajak ASN Jaga Integritas dan Perkuat Pelayanan Publik

Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, membuka rapat mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.

Firmansyah mengatakan kebutuhan listrik di Batam terus meningkat seiring pertumbuhan industri, perdagangan, dan investasi.

“Pertumbuhan investasi dan usaha di Batam membuat kebutuhan listrik terus meningkat,” ujar Firmansyah.

Karena itu, Pemko Batam memperkuat pengawasan usaha kelistrikan dan memperbaiki administrasi untuk mengoptimalkan penerimaan pajak daerah.

Baca Juga :  Insiden Kebakaran Kapal Kembali Terjadi di ASL Shipyard

Kepala Bapenda Kota Batam, Raja Azmansyah, mengatakan target PBJT tenaga listrik pada 2026 mencapai Rp437,423 miliar. Sektor listrik menjadi penyumbang terbesar kedua Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam.

Menurut Raja, integrasi data antarinstansi penting untuk memetakan potensi pajak sekaligus menekan kebocoran penerimaan daerah.

“Kolaborasi antarstakeholder sangat penting agar potensi penerimaan daerah bisa dimaksimalkan,” katanya.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Pemko Batam Matangkan RPBD, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global
Amsakar Minta OPD Percepat Realisasi 15 Program Prioritas di Semester II 2026
Kenali SiMOLEK OJK Kepri, Bawa Edukasi hingga Layanan Cek SLIK
BP Batam Rekonstruksi Jalan Gajah Mada Depan UIB, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif
Silaturahmi PMPPB Meriahkan HUT RI ke-81, Mantan ASN Pemko Batam Pererat Kebersamaan
AMPP Vinnex Coatindo 2026 Jadi Ajang Uji Kompetensi Blasting dan Painting
Gerakkan OPD dan Camat Gencarkan Kampanye Antikorupsi
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:04 WIB

Pemko Batam Matangkan RPBD, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Senin, 27 Juli 2026 - 21:49 WIB

Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global

Senin, 27 Juli 2026 - 21:31 WIB

Amsakar Minta OPD Percepat Realisasi 15 Program Prioritas di Semester II 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 01:18 WIB

BP Batam Rekonstruksi Jalan Gajah Mada Depan UIB, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:43 WIB

Silaturahmi PMPPB Meriahkan HUT RI ke-81, Mantan ASN Pemko Batam Pererat Kebersamaan

Berita Terbaru