Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra menyerahkan paket sembako kepada penyandang disabilitas dan petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Selasa (10/3/2026).
Penyerahan bantuan berlangsung dalam kegiatan Teladan Pemimpin Berzakat di Panggung Engku Putri. Program ini menjadi bagian dari kegiatan Ramadan yang digelar Badan Amil Zakat Nasional Kota Batam melalui program Berbagi Bahagia Peduli Disabilitas dan Satgas DLH.
Dalam kegiatan tersebut, Amsakar memberikan perhatian khusus kepada para petugas kebersihan yang menerima bantuan. Ia menilai mereka memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan kota.
“Petugas kebersihan adalah pahlawan kebersihan Batam. Di tengah berbagai persoalan sampah, mereka tetap bekerja penuh tanggung jawab,” kata Amsakar.
Ia menegaskan pemerintah terus mencari solusi terbaik untuk menangani persoalan sampah di Batam.
Selain itu, Amsakar mengajak seluruh aparatur pemerintah menjaga amanah dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Bantuan juga disalurkan kepada penyandang disabilitas. Amsakar berharap bantuan tersebut dapat memperkuat kepedulian sosial di bulan Ramadan.
Menurutnya, puasa tidak hanya mengajarkan kesalehan spiritual, tetapi juga menumbuhkan solidaritas sosial.
“Puasa mengajarkan kita untuk berbagi dan merasakan apa yang dirasakan saudara-saudara kita yang membutuhkan. Zakat menjadi cara memperkuat kepedulian sosial di masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat menjaga kondusivitas kota, termasuk bijak menggunakan media sosial agar tidak memicu perpecahan.
Sementara itu, Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kota Batam, Habib Soleh, melaporkan jumlah bantuan tahun ini meningkat atas arahan pimpinan daerah.
Baznas Batam menyalurkan 1.200 paket sembako kepada petugas kebersihan DLH Kota Batam. Selain itu, 300 penyandang disabilitas menerima santunan masing-masing Rp300.000.
Baznas juga menerima sejumlah kontribusi zakat perusahaan, di antaranya dari RS Awal Bros sebesar Rp500 juta, PKN Group Rp350 juta, PT Persero Rp15 juta, serta Bank Syariah Indonesia melalui program Yatim dan Dhuafa sebesar Rp15,6 juta.
Editor: Difky






