Indosat Ooredoo Hutchison mencatat lonjakan trafik data nasional hingga 15% selama periode Nataru 21 Desember 2025–1 Januari 2026 dibanding hari biasa, dan lebih dari 20% dibanding tahun sebelumnya.
Perusahaan memperkuat ribuan titik strategis dan mengoperasikan Digital Intelligence Operations Center (DIOC) berbasis AI untuk memantau jaringan secara real-time dan menyesuaikan kapasitas di lokasi dengan lonjakan trafik.
CTO Indosat, Desmond Cheung, menyatakan tim teknis menangani gangguan lebih cepat dan memastikan pelanggan IM3, Tri, dan HiFi menikmati koneksi stabil di seluruh wilayah, termasuk area wisata dan wilayah terpencil.
Kapasitas jaringan di Jabodetabek, Jawa Barat, Bali, Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Lima aplikasi dengan lonjakan tertinggi adalah TikTok, WhatsApp, Instagram, Facebook, dan YouTube. Perusahaan memperluas jangkauan layanan melalui lebih dari 208.000 BTS 4G dan 1.404 BTS 5G, dengan pertumbuhan BTS 4G sebesar 7,7% dibanding tahun sebelumnya.
Di Aceh dan wilayah terdampak bencana, Indosat mempercepat pemulihan jaringan hingga 97,5%, menambah personel teknis, mengamankan pasokan bahan bakar, dan mengoperasikan Posko.
Editor: Yuli






