Internet Kini Kebutuhan Penting, Komunitas Harus Ambil Peran

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wamenkomdigi Nezar Patria saat mengunjungi Pelatihan Internet Komunitas, Literasi Digital, Kewirausahaan Sosial, Kesetaraan Gender dan Kebencanaan di Citraweb Solusi Teknologi Training Center, Sleman, Yogyakarta, Kamis (15/1/2026). Foto: Komdigi

Wamenkomdigi Nezar Patria saat mengunjungi Pelatihan Internet Komunitas, Literasi Digital, Kewirausahaan Sosial, Kesetaraan Gender dan Kebencanaan di Citraweb Solusi Teknologi Training Center, Sleman, Yogyakarta, Kamis (15/1/2026). Foto: Komdigi

Internet selama ini hadir begitu saja dalam kehidupan masyarakat, sering kali tanpa disadari. Namun saat bencana terjadi dan konektivitas terputus, masyarakat baru merasakan betapa krusialnya peran teknologi digital untuk keselamatan, koordinasi, dan kelangsungan hidup.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, menegaskan hal ini saat bertemu pegiat komunitas internet dalam School of Community Networks Indonesia di Yogyakarta, Kamis (15/1/2026). Di hadapan peserta, Nezar mendorong komunitas untuk aktif mengedukasi masyarakat tentang pemanfaatan teknologi, terutama dalam situasi darurat.

“Edukasi tidak boleh berhenti pada penggunaan internet sehari-hari. Masyarakat harus tahu cara tetap terkoneksi ketika jaringan telekomunikasi dan listrik terganggu. Kita bisa memanfaatkan teknologi alternatif, misalnya panel surya, jika energi utama tidak tersedia, meski kita menggunakan Starlink,” jelas Nezar.

Baca Juga :  Reformasi dan Pendidikan Unggul Perkuat Fondasi Ekonomi Indonesia

Menurut Wamenkomdigi, internet kini menjadi kebutuhan dasar setara air, pangan, dan listrik. Sayangnya, masyarakat baru menyadari pentingnya konektivitas saat akses itu hilang. “Di daerah terdampak bencana, selain air, makanan, dan listrik, telekomunikasi menjadi kebutuhan krusial. Begitu internet terputus, kita baru sadar berada dalam kondisi kritis,” tegasnya.

Pengalaman menangani pascabencana banjir di Aceh memberi pelajaran berharga. Nezar menggambarkan tantangan di lapangan, mulai dari sungai yang meluap akibat pendangkalan hingga jembatan putus yang mengisolasi Bener Meriah dan Bireuen. Kondisi ini menyulitkan perbaikan jaringan listrik dan menara BTS.

Baca Juga :  Evaluasi Kinerja 2025, Presiden Soroti Tantangan Bangsa dan Kemandirian Pangan

Dalam situasi kritis, komunitas memainkan peran strategis. Edukasi, teknologi alternatif, dan kerja sama lintas pihak mempercepat pemulihan dan menjaga masyarakat tetap terhubung. “Pemulihan jaringan telekomunikasi saat bencana harus melibatkan semua pihak. Tidak bisa hanya pemerintah. Partisipasi semua pihak menjadi sangat strategis,” tegas Wamenkomdigi.

Nezar menegaskan pemerintah membuka kolaborasi seluas-luasnya bagi komunitas, akademisi, dan sektor swasta untuk memperkuat ketangguhan infrastruktur digital nasional. Tujuannya agar teknologi benar-benar menjadi alat penyelamat dan penguat masyarakat saat krisis. “Peran rekan-rekan sangat penting untuk memperkuat ketahanan telekomunikasi,” tutup Nezar Patria. Sumber InfoPublik

Editor: Yuli

Berita Terkait

Prabowo: Perdamaian Timur Tengah Jadi Kepentingan Bersama Dunia
Mulai 1 Juli 2026, Registrasi Kartu SIM Wajib Gunakan Biometrik
Kemenpar Gandeng OTA Perkuat Verifikasi Legalitas Akomodasi
Menkeu Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi Nyata, Tak Hanya di Atas Kertas
OJK Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Dorong Ekonomi Daerah
Prabowo Panen Raya Udang di Kebumen, Produksi Nasional Terus Digenjot
ESDM Desak PLN Percepat Pemulihan Listrik Sumatra
Pegadaian Perkuat Posisi sebagai Wajah Bank Emas Indonesia
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:31 WIB

Prabowo: Perdamaian Timur Tengah Jadi Kepentingan Bersama Dunia

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:24 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Registrasi Kartu SIM Wajib Gunakan Biometrik

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:44 WIB

Kemenpar Gandeng OTA Perkuat Verifikasi Legalitas Akomodasi

Kamis, 28 Mei 2026 - 00:47 WIB

Menkeu Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi Nyata, Tak Hanya di Atas Kertas

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:43 WIB

OJK Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Dorong Ekonomi Daerah

Berita Terbaru

Menteri PPN/Bappenas RI Rachmat Pambudy didampingi Gubernur Kepri Ansar Ahmad melihat sejumlah produk unggulan UMKM yang dipamerkan di Gedung Dekranasda Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Kamis (28/5/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Pemerintahan

Menteri Bappenas Kagumi Budaya dan Potensi UMKM Kepri

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:41 WIB