J&T Express Tembus 30 Miliar Pengiriman Sepanjang 2025

Rabu, 28 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

J&T Express catat total pengiriman global mencapai 30,13 miliar paket sepanjang 2025. Foto: Istimewa

J&T Express catat total pengiriman global mencapai 30,13 miliar paket sepanjang 2025. Foto: Istimewa

J&T Express mencatatkan tonggak penting dengan total pengiriman global mencapai 30,13 miliar paket sepanjang 2025, meningkat 22,2 persen secara tahunan (YoY). Indonesia menjadi salah satu kontributor utama pertumbuhan, dengan lonjakan pengiriman lebih dari 60 persen YoY.

Pada kuartal IV 2025, J&T Express membukukan volume pengiriman 8,46 miliar paket, naik 14,5 persen YoY, dengan rata-rata 92 juta paket per hari secara global. Sepanjang tahun, rata-rata pengiriman harian mencapai 82,5 juta paket, meningkat 22,6 persen YoY.

Kawasan Asia Tenggara mencatat pertumbuhan paling agresif. Pada kuartal IV 2025, volume pengiriman mencapai 2,44 miliar paket, melonjak 73,6 persen YoY. Secara tahunan, pengiriman di kawasan ini mencapai 7,66 miliar paket, tumbuh 67,8 persen YoY.

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi Batam Tumbuh 6,76 Persen pada 2025

Indonesia menjadi salah satu pasar dengan kinerja terkuat, seiring meningkatnya aktivitas e-commerce dan ekspansi jaringan operasional J&T Express.

Di New Markets meliputi Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Meksiko, Brasil, dan Mesir J&T Express mencatat pengiriman 130 juta paket pada Q4 2025, naik 79,7 persen YoY. Sepanjang 2025, volume pengiriman di wilayah ini mencapai 400 juta paket, tumbuh 43,6 persen YoY.

Sementara itu, pasar Tiongkok membukukan pengiriman 5,89 miliar paket pada kuartal IV dan 22,07 miliar paket sepanjang 2025, meningkat 11,4 persen YoY.

Sepanjang 2025, J&T Express mempercepat investasi infrastruktur dan otomatisasi. Di Tiongkok, perusahaan memperluas cloud warehouse, mendorong otomatisasi outlet, serta mengoperasikan 1.000 kendaraan tanpa awak untuk meningkatkan efisiensi last-mile. Jumlah peralatan otomatis di outlet meningkat 26 persen dibandingkan pertengahan tahun.

Baca Juga :  Ekonomi Kepri 2025 Tumbuh Kuat, Kepala BI Kepri: Tertinggi di Sumatera

Secara global, J&T Express kini mengoperasikan 173 cloud warehouse, 19.300 outlet, dan 246 pusat sortir. Jumlah mesin sortir otomatis meningkat menjadi 413 unit, bertambah 134 unit secara tahunan. Teknologi sortir otomatis juga telah diterapkan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Filipina.

Group Vice President J&T Express, Charles Junyi Hou, menegaskan pencapaian ini menjadi pijakan baru perusahaan.

“Didukung pertumbuhan e-commerce dan basis pelanggan yang beragam, J&T mempertahankan momentum kuat di Asia Tenggara dan New Markets. Pencapaian pengiriman lebih dari 30 miliar paket pada 2025 menjadi titik awal baru untuk memperkuat jaringan global,” ujarnya.

 

Editor: Diki

Berita Terkait

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi
Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan
Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan
Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik
Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Kemkomdigi Usulkan Tambahan Anggaran Rp3,23 Triliun untuk PDN dan Tiga Lembaga
Kemkomdigi Wajibkan Operator Lindungi Sisa Kuota Pelanggan
Prabowo Perkenalkan “Jas Hijau”: Jangan Lupakan Jasa Ulama

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:10

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi

Kamis, 10 September 2026 - 21:36

Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan

Senin, 7 September 2026 - 17:17

Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan

Sabtu, 5 September 2026 - 21:04

Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik

Kamis, 3 September 2026 - 20:09

Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06