Wali Kota Batam Amsakar Achmad membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIV Tingkat Kecamatan Sagulung di Alun-alun SP Plaza, Selasa (10/2/2026) malam. Pembukaan berlangsung meriah dengan parade marching band dan atraksi kompang Majelis Taklim yang memikat tamu undangan.
Amsakar memuji kekompakan warga dan kesiapan panitia yang menata kegiatan keagamaan tersebut secara rapi dan tertib.
“Saya bangga dengan kekompakan warga Sagulung. Astaka tertata baik, penampilan ibu-ibu Majelis Taklim luar biasa. Ini bukti pemimpin dekat dengan masyarakat dan warganya aktif terlibat dalam pembangunan,” kata Amsakar.
Ia menegaskan MTQH bukan sekadar lomba, tetapi momentum mengamalkan nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, termasuk etika bermedia sosial.
“Jika kita kuat secara spiritual, narasi kontraproduktif dan kebiasaan membuka aib orang akan berkurang. Hentikan saling mencaci, mari bersatu membangun Batam,” tegasnya.
Di hadapan tokoh agama dan masyarakat, Amsakar memaparkan capaian pembangunan Batam selama hampir satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra. Pertumbuhan ekonomi naik dari 6,6 persen menjadi 6,89 persen. Angka kemiskinan turun menjadi 3,81 persen. Realisasi investasi juga menembus Rp69,3 triliun, melampaui target.
Amsakar mengakui pemerintah masih menghadapi sejumlah pekerjaan rumah, terutama banjir, sampah, dan air bersih.
“Kami tangani 18 stress area air bersih. Armada mobil tangki kami tambah dari 21 menjadi 39 unit, khususnya menjelang Ramadan. Semua berjalan dan kami terus kejar kebutuhan dasar warga,” ujarnya.
Menanggapi cuaca panas ekstrem, Amsakar mengingatkan warga agar waspada karhutla. Ia juga mengajak masyarakat mendukung Gerakan Masyarakat Batam ASRI melalui gotong royong massal.
“Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, kota tidak boleh kotor. Besok ribuan personel turun. Kita wujudkan Batam yang indah dan nyaman,” katanya.
Pembukaan MTQH turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Batam Erlita Amsakar, Ketua DWP Kota Batam Erdawati Firmansyah, pimpinan OPD Pemko Batam, Camat Sagulung Arbi Eranof, unsur uspika, dan tokoh masyarakat.
Editor: Yuli






