Di sektor pendidikan, Pemko membagikan 105.670 set seragam gratis bagi siswa SD dan SMP negeri maupun swasta serta menyalurkan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi. Di sektor kesehatan, cakupan UHC mencapai 98 persen sehingga warga cukup menunjukkan KTP untuk mendapat layanan gratis.
Pemko juga menyalurkan bantuan Rp300 ribu per bulan kepada 4.000 lansia. Hal ini disampaikan, Wali Kota Batam Amsakar Achmad genap setahun kepemimpinan bersama Wakil Walikota Batam Li Claudia, Senin (23/2/2026).
Untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, pemerintah menyediakan pinjaman tanpa bunga hingga Rp20 juta. Program ini telah menyalurkan Rp1,3 miliar kepada 1.500 pelaku usaha. Di bidang ketenagakerjaan, Pemko menekan angka pengangguran dari 7,68 persen menjadi 7,57 persen melalui 108 jenis pelatihan yang diikuti 4.433 peserta.
Meski mencatat capaian positif, Amsakar mengakui tiga persoalan krusial masih membayangi: air bersih, sampah, dan banjir. Pemko mempercepat normalisasi drainase dan membangun infrastruktur, termasuk flyover dan jalan lingkar, untuk mengurai kemacetan sekaligus mengurangi genangan.
Menutup dialog, Amsakar mengapresiasi dukungan masyarakat dan pelaku usaha, termasuk partisipasi dalam pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih. Ia mengajak warga menjaga kebersihan dan mengubah perilaku pengelolaan sampah demi mempertahankan citra Batam sebagai kota pariwisata.
“Kami akan menuntaskan persoalan air bersih, banjir, dan sampah melalui kerja kolektif seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.
Editor: Yuli






