Pemerintah Kota Batam kembali menggelar pawai takbir untuk menyemarakkan malam Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan ini menjadi bagian dari syiar Islam sekaligus ungkapan syukur umat Muslim setelah menjalani ibadah puasa Ramadan selama sebulan penuh.
Masyarakat setiap tahun menantikan pawai takbir karena menghadirkan suasana religius yang kental serta memperkuat kebersamaan di tengah kehidupan perkotaan. Lantunan takbir yang menggema di sepanjang rute diharapkan mempererat persaudaraan dan menjaga keharmonisan antarwarga.
Pemko Batam menjadwalkan pawai takbir pada Jumat malam, 20 Maret 2026, mulai pukul 19.30 WIB. Peserta akan memulai pawai dari Dataran Engku Putri, Batam Centre.
Rombongan kemudian melintasi Simpang Pollux, Simpang Kepri Mall, Flyover Laluan Madani, Simpang Gelael, Bundaran Madani, Hotel 01, hingga Bundaran BP Batam. Setelah itu peserta kembali menuju kawasan Kantor Wali Kota Batam sebagai titik akhir pawai.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak masyarakat untuk ikut menyemarakkan malam takbiran. Ia menegaskan pawai takbir bukan sekadar seremoni, tetapi momentum memperkuat silaturahmi dan nilai-nilai keagamaan.
“Pawai takbir ini bagian dari syiar Islam. Mari kita semarakkan bersama dengan tetap menjaga ketertiban dan keamanan agar masyarakat dapat menikmati malam Idulfitri dengan nyaman,” ujarnya.
Pemko Batam menetapkan sejumlah ketentuan bagi peserta pawai. Peserta harus menggunakan kendaraan hias berupa mobil pikap atau lori dengan maksimal enam roda.
Tinggi kendaraan dibatasi maksimal empat meter dengan jarak dari permukaan jalan sekitar 50 sentimeter. Aturan ini bertujuan menjaga keselamatan selama pawai berlangsung.
Panitia memperkirakan sekitar 70 hingga 80 kendaraan hias akan mengikuti pawai. Peserta berasal dari kafilah kecamatan dan kelurahan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam.
Setiap kendaraan akan diisi 7 hingga 10 orang yang menampilkan dekorasi bertema Idulfitri lengkap dengan identitas dan slogan.
Panitia akan menilai peserta berdasarkan sejumlah kriteria, antara lain keindahan lantunan takbir, kreativitas dekorasi, kerapian dan keserasian, serta kekompakan peserta.
Selain itu, panitia juga menilai ketertiban berlalu lintas selama pawai berlangsung. Pemko Batam berharap seluruh peserta mematuhi aturan agar kegiatan berjalan meriah, tertib, dan aman.
Melalui pawai takbir ini, Pemko Batam ingin memperkuat semangat kebersamaan serta menjaga harmoni masyarakat Kota Batam dalam menyambut Idulfitri 1447 Hijriah.






