BNPB: 1.154 Personel Dikerahkan, Sejumlah Daerah Masih Terisolir di Sumbar

Selasa, 2 Desember 2025 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penatakelola Pencarian dan Pertolongan Ahli Madya BNPB, Djefri DT dalam konferensi pers Media Center Penanganan Bencana Kemkomdigi di Padang., Sumbar, Selasa (2/12/2025). (Foto: Media Center Padang Kementerian Komdigi)

Penatakelola Pencarian dan Pertolongan Ahli Madya BNPB, Djefri DT dalam konferensi pers Media Center Penanganan Bencana Kemkomdigi di Padang., Sumbar, Selasa (2/12/2025). (Foto: Media Center Padang Kementerian Komdigi)

Padang, metroposid.com: Upaya pencarian dan pertolongan bagi warga terdampak bencana di Sumatra Barat terus diperkuat. Penatakelola Pencarian dan Pertolongan Ahli Madya BNPB, Djefri DT, menyampaikan bahwa total 1.154 personel gabungan telah dikerahkan ke seluruh lokasi terdampak hingga Selasa (2/12/2025). Mereka terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan unsur masyarakat.

“Pencarian dan pertolongan adalah tugas utama kami di kluster SAR. Seluruh potensi dan personel dikerahkan untuk memastikan operasi ini berjalan maksimal,” ujar Djefri dalam konferensi pers Media Center Penanganan Bencana Kemkomdigi di Padang.

Selain personel yang bertugas di lapangan, bantuan dari luar daerah juga terus berdatangan. Sebanyak 150 personel SAR dari Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Barat sedang dalam perjalanan menggunakan kapal SAR untuk memperkuat pencarian.

Untuk mendukung evakuasi medis dan distribusi bantuan, tiga unit helikopter disiagakan.

“Satu helikopter sudah beroperasi, satu tambahan hari ini, dan satu lagi besok. Jadi total ada tiga helikopter diperbantukan untuk evakuasi medis dan logistik,” jelasnya.

Baca Juga :  Indosat Berikan Paket Khusus Bagi Pelanggan Terdampak di Sumatra

Selain itu, dua kapal SAR juga disiagakan di pelabuhan untuk memperluas jangkauan bantuan. Sejumlah Daerah Masih Terisolir
Hingga pagi ini, BNPB mencatat masih terdapat sejumlah wilayah yang belum dapat diakses karena kerusakan akses jalan dan kondisi medan yang sulit. Daerah terisolir tersebut berada di Kabupaten Pesisir Selatan, terutama Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pasaman Barat, di wilayah Talamau; dan Kabupaten Agam, meliputi Palembayan, Malalak, dan sebagian Kecamatan Matur.

“Distribusi logistik melalui udara tidak sesederhana yang dibayangkan. Kita sedang mengupayakan pembukaan akses darat bertahap ke Bayang Utara dan beberapa titik lain. Logistik juga akan diarahkan ulang untuk menjangkau lokasi-lokasi tersebut,” kata Djefri.

Djefri mengakui bahwa hambatan utama di lapangan adalah keterbatasan alat berat. Banyak lokasi terdampak tidak dapat ditembus tanpa dukungan peralatan tambahan. Karena itu, BNPB akan melibatkan pihak swasta yang selama ini berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur di Sumatra Barat.

Baca Juga :  Batam Buka Donasi Online untuk Korban Bencana di Sumatera

“Kita butuh alat berat tambahan agar pembukaan akses bisa lebih cepat. Pemerintah daerah sudah menggerakkan peralatan yang ada, dan kami akan libatkan pihak-pihak swasta untuk membantu,” tuturnya.

Selain itu, para personel penyelamat dihadapkan pada risiko paparan bakteri saat menangani jenazah yang ditemukan setelah lebih dari lima hari. Oleh karena itu, BNPB mengajukan permintaan tambahan vaksin untuk para rescuer.

Djefri menegaskan bahwa seluruh upaya dilakukan secara terkoordinasi bersama pemerintah provinsi, Basarnas, TNI, Polri, dan pemda kabupaten/kota. Ia berharap percepatan akses dapat memperlancar penyaluran bantuan dan mempersingkat waktu pencarian korban.

“Mudah-mudahan dengan dukungan alat, personel, dan peran serta swasta, akses menuju daerah terisolir dapat segera dibuka,” pungkasnya.

Editor: Deli

Berita Terkait

KPK Pulihkan Rp1,53 Triliun Aset Negara Sepanjang 2025
Pengunduran Diri Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan
Direktur Utama BEI Mengundurkan Diri Pasca IHSG Melemah
Indonesia Dukung Peta Jalan Pariwisata ASEAN 2026–2030
OJK Tegaskan Komitmen Perkuat Transparansi dan Integritas Pasar Modal
Progres Besar: 16.294 Huntara Kini Masuk Tahap Percepatan Pembangunan
Purbaya Lantik 27 Pejabat Tinggi Pratama, Tekankan Integritas dan Peran Bea Cukai Jaga Pasar Domestik
J&T Express Tembus 30 Miliar Pengiriman Sepanjang 2025
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:41 WIB

KPK Pulihkan Rp1,53 Triliun Aset Negara Sepanjang 2025

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:34 WIB

Direktur Utama BEI Mengundurkan Diri Pasca IHSG Melemah

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:32 WIB

Indonesia Dukung Peta Jalan Pariwisata ASEAN 2026–2030

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:03 WIB

OJK Tegaskan Komitmen Perkuat Transparansi dan Integritas Pasar Modal

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:25 WIB

Progres Besar: 16.294 Huntara Kini Masuk Tahap Percepatan Pembangunan

Berita Terbaru

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pemulihan aset negara (asset recovery) sepanjang 2025. Foto: Dok KPK

Nasional

KPK Pulihkan Rp1,53 Triliun Aset Negara Sepanjang 2025

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:41 WIB

Gusti Yenosa atau Oca, kembali terpilih sebagai Ketua IJTI Kepri periode 2026–2030, dalam pemilihan demokratis di Hotel Pelangi Tanjungpinang, Jumat (30/1/2026). Foto: Istimewa

Daerah

Oca Terpilih Pimpin IJTI Kepri Periode 2026–2030

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:30 WIB