Libur Sekolah, PELNI Diskon Tiket Kapal Ekonomi 30 Persen

Rabu, 10 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KM Kelud milik PT PELNI Persero saat bersandar di Pelabuhan 99 Batuampar waktu lalu. Foto: Istimewa

KM Kelud milik PT PELNI Persero saat bersandar di Pelabuhan 99 Batuampar waktu lalu. Foto: Istimewa

PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) menggelontorkan diskon tiket kapal penumpang kelas ekonomi sebesar 30 persen selama libur sekolah 2026. Potongan harga tersebut berlaku di seluruh trayek kapal penumpang yang dioperasikan PELNI untuk keberangkatan 20 Juni hingga 15 Agustus 2026.

Kepala Operasional PELNI Batam, Mulyadi, mengatakan perusahaan menjalankan program stimulus pemerintah untuk mendorong mobilitas masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian nasional melalui sektor transportasi laut.

“PELNI memberikan diskon 30 persen dari tarif dasar tiket kapal penumpang kelas ekonomi di seluruh trayek yang kami operasikan,” kata Mulyadi, Selasa (9/6).

Menurut dia, masyarakat sudah bisa membeli tiket diskon sejak 6 Juni 2026 melalui seluruh kanal penjualan resmi PELNI.

Baca Juga :  Pemko Batam Dorong Keamanan Siber Lewat Kolaborasi Pentahelix

 

PELNI memperkirakan sekitar 693 ribu penumpang di seluruh Indonesia akan memanfaatkan program diskon tersebut selama masa libur sekolah. Perusahaan optimistis kebijakan itu mampu meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi laut.

Mulyadi menyebut pengalaman program serupa sebelumnya menunjukkan jumlah penumpang kapal meningkat seiring pemberian insentif tarif.

“Program ini tidak hanya meringankan biaya perjalanan masyarakat, tetapi juga mendukung pergerakan ekonomi dan pariwisata selama musim liburan,” ujarnya.

Untuk menghindari penipuan, PELNI mengimbau masyarakat membeli tiket melalui kanal resmi seperti aplikasi PELNI Mobile, situs resmi PELNI, Contact Center 162, loket cabang, maupun mitra penjualan resmi.

PELNI juga mendorong pelanggan memanfaatkan layanan pembayaran non-tunai yang tersedia melalui perbankan dan platform pembayaran digital.

Baca Juga :  Pemko Batam Dorong Pelaku Usaha Beri Data Akurat untuk Sensus Ekonomi 2026

 

Di sisi lain, PELNI menyesuaikan tarif pas pelabuhan di Batam setelah Pemerintah melalui BP Batam menerapkan Peraturan Kepala BP Batam Nomor 4 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Kepelabuhanan di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

Mulyadi menjelaskan tarif pas pelabuhan yang sebelumnya Rp10 ribu per penumpang kini naik menjadi Rp35 ribu per penumpang. Biaya tersebut akan langsung terintegrasi dalam harga tiket kapal.

“Sebelumnya tarif pas pelabuhan Rp10 ribu per penumpang. Kini menjadi Rp35 ribu per penumpang dan akan terintegrasi dalam harga tiket,” tegasnya.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya
Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah
Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen
Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam
Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat
Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD
Batam Raih Penghargaan Nasional Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi
Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Seminar, Diskusi, dan Lokakarya

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:54

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya

Sabtu, 12 September 2026 - 21:43

Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah

Jumat, 11 September 2026 - 20:54

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen

Jumat, 11 September 2026 - 20:45

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Kamis, 10 September 2026 - 21:28

Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06