Ansar Ingatkan Perusahaan Kepri, K3 Menyangkut Nyawa Pekerja

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Upacara Peringatan Bulan K3 di Kawasan Industri Batamindo, Muka Kuning, Kota Batam, Kamis (5/2/2026).

Upacara Peringatan Bulan K3 di Kawasan Industri Batamindo, Muka Kuning, Kota Batam, Kamis (5/2/2026).

Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menegaskan seluruh perusahaan di Kepri wajib menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara konsisten dan berkelanjutan.

Ansar menyampaikan penegasan tersebut usai memimpin Upacara Peringatan Bulan K3 di Kawasan Industri Batamindo, Muka Kuning, Kota Batam, Kamis (5/2/2026).

Menurut Ansar, K3 tidak hanya melindungi keselamatan tenaga kerja, tetapi juga menyangkut nyawa pekerja sekaligus menjadi tolok ukur kualitas industri Kepri di tingkat nasional dan internasional.

Ia meminta manajemen perusahaan bertindak tegas terhadap karyawan yang melanggar aturan K3. Ketegasan, menurutnya, menjadi kunci membangun budaya keselamatan kerja yang kuat dan berkelanjutan.

Ansar menegaskan perusahaan harus menjatuhkan sanksi kepada karyawan yang mengabaikan aturan K3. Jika peringatan tidak diindahkan, perusahaan wajib mengambil langkah tegas, termasuk pemutusan hubungan kerja.

Baca Juga :  Safari Ramadan di Lubuk Baja, Nyanyang Pastikan Bantuan dan Program Tepat Sasaran

Pemerintah Provinsi Kepri, lanjut Ansar, siap memberikan pendampingan hukum kepada perusahaan yang menghadapi gugatan akibat penegakan disiplin K3.

Sebaliknya, Pemprov Kepri tidak akan mentolerir perusahaan yang lalai menerapkan K3. Melalui Dinas Tenaga Kerja, pemerintah akan menjatuhkan sanksi tegas, mulai dari teguran keras hingga penutupan sementara, terutama jika kelalaian tersebut menyebabkan kecelakaan kerja yang menimbulkan korban jiwa.

Ansar juga menegaskan kecelakaan kerja seperti yang pernah terjadi di PT ASL tidak boleh terulang. Ia menekankan bahwa ke depan Kepri harus bebas dari kecelakaan kerja.

Baca Juga :  Peringatan Nuzululqur’an, Amsakar Undang Masyarakat Hadir

Di tempat yang sama, General Manager Batamindo, Mook Sooi Wah, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan K3 Pemprov Kepri. Ia memastikan seluruh perusahaan di Kawasan Batamindo telah menjadikan K3 sebagai standar utama operasional.

Saat ini, sekitar 90 persen perusahaan di Kawasan Batamindo telah mencapai zero incident. Menurut Mook, penerapan K3 tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga indikator penting bagi investor asing yang ingin menanamkan modal di Batam.

Ia menambahkan, pengelola menargetkan seluruh perusahaan di Kawasan Batamindo mencapai zero accident pada tahun 2026.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Pemko Batam Matangkan RPBD, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global
Amsakar Minta OPD Percepat Realisasi 15 Program Prioritas di Semester II 2026
Kenali SiMOLEK OJK Kepri, Bawa Edukasi hingga Layanan Cek SLIK
BP Batam Rekonstruksi Jalan Gajah Mada Depan UIB, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif
Silaturahmi PMPPB Meriahkan HUT RI ke-81, Mantan ASN Pemko Batam Pererat Kebersamaan
AMPP Vinnex Coatindo 2026 Jadi Ajang Uji Kompetensi Blasting dan Painting
Gerakkan OPD dan Camat Gencarkan Kampanye Antikorupsi
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:04 WIB

Pemko Batam Matangkan RPBD, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Senin, 27 Juli 2026 - 21:49 WIB

Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global

Senin, 27 Juli 2026 - 21:31 WIB

Amsakar Minta OPD Percepat Realisasi 15 Program Prioritas di Semester II 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 01:18 WIB

BP Batam Rekonstruksi Jalan Gajah Mada Depan UIB, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:43 WIB

Silaturahmi PMPPB Meriahkan HUT RI ke-81, Mantan ASN Pemko Batam Pererat Kebersamaan

Berita Terbaru