PT Bandara Internasional Batam (BIB) resmi mengaktifkan Posko Terpadu Angkutan Lebaran 1447 H/2026 M di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Posko ini disiapkan untuk memastikan pelayanan optimal bagi penumpang selama arus mudik dan arus balik Idulfitri.
Pengoperasian posko menjadi langkah strategis untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jasa bandara di tengah peningkatan pergerakan penumpang.
Posko Angkutan Lebaran beroperasi selama 18 hari, mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Operasional posko melibatkan kolaborasi antara personel internal PT BIB dan berbagai instansi terkait.
Direktur Operasi PT Bandara Internasional Batam, Anton Marthalius, mengatakan sebanyak 380 personel disiagakan selama periode posko.
“Personel tersebut berasal dari internal PT BIB, CIQ, TNI, Polri, serta stakeholder terkait lainnya,” ujarnya.
Anton juga memprediksi puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret 2026 dengan sekitar 18.329 penumpang berangkat dari Bandara Hang Nadim. Sementara puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 28 Maret 2026 dengan jumlah penumpang mencapai sekitar 18.897 orang.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, maskapai mengajukan 266 penerbangan tambahan (extra flight). Rinciannya, Garuda Indonesia 8 penerbangan, Citilink 138 penerbangan, Super Air Jet 100 penerbangan, dan Lion Air 20 penerbangan.
Selama operasional posko, seluruh fasilitas, sarana, dan prasarana di Bandara Hang Nadim dipastikan dalam kondisi baik, aman, dan berfungsi optimal. Koordinasi antarinstansi juga berjalan lancar sehingga pelayanan kepada penumpang tetap tertib dan kondusif.
Sebagai gambaran, lima rute favorit penumpang Bandara Hang Nadim selama periode Lebaran 2025 didominasi tujuan Jakarta (CGK) dengan 1.390.029 penumpang.
Disusul rute Medan (KNO) sebanyak 551.039 penumpang, Pekanbaru (PKU) 436.530 penumpang, Surabaya (SUB) 334.509 penumpang, serta Palembang (PLM) 251.851 penumpang.
Editor: Yuli






