Bantuan BNPB untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh Tuntas Didistribusikan

Sabtu, 27 Desember 2025 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Fadmi Ridwan. Foto: InfoPublik

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Fadmi Ridwan. Foto: InfoPublik

Pemerintah Aceh memastikan seluruh bantuan logistik dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk penanganan banjir dan longsor telah tersalurkan ke seluruh kabupaten/kota terdampak. Saat ini, pemerintah memfokuskan perhatian pada rekonsiliasi dan akuntabilitas data distribusi logistik.

 

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Fadmi Ridwan, menyampaikan hal itu usai rapat virtual dengan belasan BPBD penerima bantuan. Menurutnya, BNPB telah mencocokkan data pengiriman dan penerimaan logistik secara rinci.

“Jika datanya sesuai, tidak ada masalah. Kalau ada selisih, akan kami konfirmasi lebih lanjut,” kata Fadmi di Banda Aceh, Jumat (26/12/2025).

Baca Juga :  Operasi Udara Capai 27 Sorti, RSUD di Aceh Kembali Beroperasi

BPBA menerapkan verifikasi ketat karena bantuan tersebut bersumber dari uang negara. Jika pencocokan data belum tuntas melalui rapat daring, BPBA membuka opsi verifikasi langsung dengan BPBD terkait.

“Yang terpenting adalah kejelasan jumlah yang dikirim dan diterima. Akuntabilitas harus terjaga,” tegasnya.

Fadmi menjelaskan, hingga hari ke-29 penanganan bencana, seluruh logistik yang direncanakan BNPB telah tersebar ke daerah terdampak, meski proses administrasi masih berjalan.

Baca Juga :  Jurnalis Batam dan Anak Panti: Saat Berbagi Menjadi Kebahagiaan

Distribusi di lapangan menghadapi kendala, terutama di wilayah terisolasi seperti Gayo Lues yang sempat terputus akses darat. BPBA menyiasatinya dengan membuka hub logistik sementara di wilayah terdekat sebelum bantuan dikirim bertahap ke lokasi tujuan.

BPBA menegaskan posko provinsi berperan sebagai pendamping, yang memfasilitasi koordinasi, pendataan, hingga administrasi serah terima bantuan.

“Tujuan kami satu, memastikan bantuan negara sampai ke masyarakat secara tepat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkas Fadmi. Sumber InfoPublik

 

Editor: Yuli

 

Berita Terkait

KPK Pulihkan Rp1,53 Triliun Aset Negara Sepanjang 2025
Pengunduran Diri Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan
Direktur Utama BEI Mengundurkan Diri Pasca IHSG Melemah
Indonesia Dukung Peta Jalan Pariwisata ASEAN 2026–2030
OJK Tegaskan Komitmen Perkuat Transparansi dan Integritas Pasar Modal
Progres Besar: 16.294 Huntara Kini Masuk Tahap Percepatan Pembangunan
Purbaya Lantik 27 Pejabat Tinggi Pratama, Tekankan Integritas dan Peran Bea Cukai Jaga Pasar Domestik
J&T Express Tembus 30 Miliar Pengiriman Sepanjang 2025
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:41 WIB

KPK Pulihkan Rp1,53 Triliun Aset Negara Sepanjang 2025

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:34 WIB

Direktur Utama BEI Mengundurkan Diri Pasca IHSG Melemah

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:32 WIB

Indonesia Dukung Peta Jalan Pariwisata ASEAN 2026–2030

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:03 WIB

OJK Tegaskan Komitmen Perkuat Transparansi dan Integritas Pasar Modal

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:25 WIB

Progres Besar: 16.294 Huntara Kini Masuk Tahap Percepatan Pembangunan

Berita Terbaru

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pemulihan aset negara (asset recovery) sepanjang 2025. Foto: Dok KPK

Nasional

KPK Pulihkan Rp1,53 Triliun Aset Negara Sepanjang 2025

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:41 WIB

Gusti Yenosa atau Oca, kembali terpilih sebagai Ketua IJTI Kepri periode 2026–2030, dalam pemilihan demokratis di Hotel Pelangi Tanjungpinang, Jumat (30/1/2026). Foto: Istimewa

Daerah

Oca Terpilih Pimpin IJTI Kepri Periode 2026–2030

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:30 WIB