Pelaksanaan Program MBG di Kepri Difokuskan pada Sertifikasi SLHS, Ahli Gizi dan Pemanfaatan Pangan Lokal

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program MBG di Provinsi Kepulauan Riau yang digelar di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis (5/2/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program MBG di Provinsi Kepulauan Riau yang digelar di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis (5/2/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kepulauan Riau menunjukkan progres positif. Meski begitu, percepatan masih dibutuhkan untuk memenuhi target nasional.

Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura memimpin Rapat Evaluasi MBG di Gedung Daerah, Tanjungpinang. Hadir Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan Kepri Rika Azmi, Kepala BKKBN Kepri Rohina, Kepala BPS Kepri Toto Haryanto Silitonga, sejumlah Kepala OPD, serta pimpinan Forkopimda.

Rapat juga diikuti perwakilan tujuh kabupaten/kota se-Kepri secara luring dan daring, termasuk Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole dan Wakil Bupati Anambas Raja Bayu Febri Gunadian.

Rika Azmi menyampaikan, hingga 2 Februari 2026, 199 dari 303 Satuan Penyedia Pangan Gizi (SPPG) telah beroperasi. Namun, hanya 83 SPPG yang memiliki Sertifikat Laik Higienis Sanitasi (SLHS). Sisanya masih dalam proses pengajuan.

Baca Juga :  Ansar Terima Silaturahmi Danseskoau Bahas Pengelolaan Ruang Udara Kepri

“SLHS penting untuk menjamin keamanan pangan penerima manfaat,” tegas Rika. Ia menambahkan, pengurusan SLHS terkendala pengujian sampel yang hanya bisa dilakukan di Balai Pelayanan Kesehatan Batam.

Selain itu, sejumlah dapur SPPG belum memenuhi standar sanitasi, operasional dapur belum sepenuhnya sesuai SOP, dan tenaga ahli gizi terbatas. “Ahli gizi krusial untuk menjaga kualitas menu dan asupan gizi,” jelasnya.

Rika menuturkan, 15 SPPG di wilayah terpencil sudah menjalani appraisal, dan 46 SPPG lainnya akan menyusul. Ia juga menyoroti pemanfaatan bahan pangan lokal, khususnya potensi pangan laut Kepri, yang masih belum optimal.

Baca Juga :  Gubernur Ansar Pimpin Apel Perdana Pasca-Idulfitri ASN Pemprov Kepri

“Kita dorong semua SPPG menggunakan bahan lokal agar MBG lebih berkualitas dan tepat sasaran,” ujarnya.

Kepala KPPG Wilayah Sumatera Barat, Riau, dan Kepri, Syarti Widya, menegaskan komitmen mendukung percepatan MBG. “Kami siap memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah agar program berjalan efektif dan merata,” katanya.

Syarti berharap seluruh SPPG dapat memenuhi standar sarana, higienitas, dan menu agar MBG memberikan dampak nyata bagi kualitas gizi masyarakat, terutama generasi muda.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Pemprov Kepri Matangkan Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026
Nyanyang Dorong Program Koperasi Merah Putih Menjangkau Wilayah Kepulauan Kepri
Wagub Nyanyang Ajak Masyarakat Jaga Persatuan di Hari Marwah Kepri ke-24
TPID Kepri Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Bintan Center
OJK Kepri Angkat Pemikiran Raja Ali Haji dalam Literasi Keuangan
Menteri Trenggono dan Ansar Resmikan Pabrik Ikan PT BIG di Bintan
Pemprov Kepulauan Riau Dorong Penguatan Investasi Migas dan Percepatan Perpanjangan Kontrak KKKS
Pertamina Dukung Sakkamadeha Kembangkan Tenun Ulos Jadi Kekuatan Ekonomi Kreatif
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 00:33 WIB

Pemprov Kepri Matangkan Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:57 WIB

Nyanyang Dorong Program Koperasi Merah Putih Menjangkau Wilayah Kepulauan Kepri

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:51 WIB

Wagub Nyanyang Ajak Masyarakat Jaga Persatuan di Hari Marwah Kepri ke-24

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:42 WIB

TPID Kepri Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Bintan Center

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:56 WIB

OJK Kepri Angkat Pemikiran Raja Ali Haji dalam Literasi Keuangan

Berita Terbaru