PLN Batam Raih Dua Penghargaan di Ajang ASRRAT

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris PT PLN Batam Samsul Bahru menerima penghargaan diserahkan saat Malam Penganugerahan ASRRAT 2025 pada 28 November 2025 lalu di The Westin Resort Nusa Dua, Bali.(PLN BATAM)

Sekretaris PT PLN Batam Samsul Bahru menerima penghargaan diserahkan saat Malam Penganugerahan ASRRAT 2025 pada 28 November 2025 lalu di The Westin Resort Nusa Dua, Bali.(PLN BATAM)

Bali, metroposid.com: PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025, yakni “Commendation for the Best Disclosure of Human Capital” dan “Commendation for First Year Participation”.

 

Penghargaan diserahkan saat Malam Penganugerahan ASRRAT 2025 pada 28 November 2025 lalu di The Westin Resort Nusa Dua, Bali.

Ajang bergengsi diselenggarakan National Center for Corporate Reporting (NCCR) bekerja sama dengan Institute of Certified Sustainability Practitioners (ICSP) tersebut diikuti oleh 82 perusahaan dan organisasi, terdiri dari 78 entitas Indonesia (termasuk 3 sektor publik) serta 4 entitas internasional masing-masing dari Bangladesh (1) dan Filipina (3). Tingginya partisipasi menunjukkan semakin luasnya komitmen sektor bisnis terhadap praktik keberlanjutan.

PLN Batam menjadi salah satu perusahaan yang memperoleh apresiasi khusus karena dinilai unggul dalam pengungkapan aspek Human Capital, terutama konsistensi dan kedalaman informasi mengenai pengembangan SDM, budaya kerja, serta kontribusi sosial perusahaan. Penghargaan untuk peserta baru juga diberikan kepada PLN Batam karena laporan keberlanjutan perdananya dinilai memenuhi standar GRI Standards 2021, SEOJK 16/2021, serta selaras dengan SDGs Compass.

Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Samsul Bahri, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam membangun tata kelola keberlanjutan yang kuat, terutama dalam aspek sumber daya manusia sebagai pilar utama transformasi perusahaan.

Baca Juga :  Spin-off InfraNexia Disetujui, Penguatan Bisnis Infrastruktur Telkom

“Kami bersyukur atas apresiasi ini. Penghargaan ini menunjukkan bahwa PLN Batam berupaya mengelola aspek keberlanjutan secara serius, khususnya dalam pengembangan SDM dan budaya kerja yang produktif, inklusif, dan adaptif. Kami akan terus meningkatkan kualitas pengungkapan dan implementasi ESG di seluruh lini perusahaan,” ujar Samsul Bahri.

Dalam gelaran ASRRAT 2025, sejumlah tokoh keberlanjutan nasional dan internasional memberikan pandangan strategis mengenai masa depan pelaporan keberlanjutan.

Sementara itu Chairman Board of Trustee NCCR, Prof. Dr. Bambang P.S. Brodjonegoro, menekankan pentingnya harmonisasi standar pelaporan keberlanjutan secara global. Ia menyampaikan bahwa perkembangan regulasi internasional seperti IFRS S1–S2, TCFD, GRI Standards, dan ASEAN Taxonomy mengharuskan perusahaan menyajikan laporan yang semakin terukur, dapat dibandingkan, dan relevan bagi pemangku kepentingan.

“Perusahaan perlu menyesuaikan diri dengan tuntutan global agar laporan keberlanjutan semakin kredibel dan bisa diperbandingkan. Data yang kuat dan konsisten akan menjadi alat strategis untuk menghadapi transisi ekonomi dan tantangan keberlanjutan,” ujar Bambang dalam keynote speech secara virtual.

Ia juga menegaskan bahwa ASRRAT berperan sebagai mekanisme penilaian independen yang mendorong peningkatan kualitas laporan setiap tahun.

Baca Juga :  Pariwisata Indonesia Raih Puluhan Penghargaan Internasional Awal 2026

Narasumber lainnya, Chairperson Board of Director ICSP dan Ketua Komite Juri ASRRAT 2025, Prof. Dr. Sylvia Veronica Siregar, menyampaikan bahwa kualitas laporan keberlanjutan peserta tahun ini mengalami peningkatan signifikan.

“ASRRAT tidak mencari juara, tetapi mendorong organisasi untuk terus menilai dan meningkatkan kualitas laporan keberlanjutan dari tahun ke tahun,” jelas Prof. Sylvia.

Ia menekankan bahwa penilaian tetap merujuk pada GRI Standards 2021 dan ketentuan OJK dengan fokus pada kelengkapan, keseimbangan, dan akurasi.

Selain itu, ia mengapresiasi 16 peserta baru, termasuk PLN Batam, yang menunjukkan semakin luasnya adopsi pelaporan keberlanjutan di berbagai sektor.

PLN Batam menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi momentum untuk terus memperkuat tata kelola keberlanjutan dan integrasi Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh proses bisnis. Perusahaan berkomitmen meningkatkan kualitas laporan keberlanjutan, memperluas program sosial berdampak, serta menjaga prinsip transparansi dalam setiap kebijakan dan implementasi.

“Penghargaan ini menjadi pemacu bagi PLN Batam untuk terus tumbuh sebagai perusahaan energi regional yang unggul, akuntabel, dan berdaya saing di Asia Tenggara,” tutup Samsul Bahri.

 

Editor: Rega

Berita Terkait

OJK dan OECD Sepakat Kembangkan Transformasi Keuangan Digital Bertanggungjawab
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:55 WIB

PLN Batam Raih Dua Penghargaan di Ajang ASRRAT

Senin, 1 Desember 2025 - 22:53 WIB

OJK dan OECD Sepakat Kembangkan Transformasi Keuangan Digital Bertanggungjawab

Berita Terbaru

Gusti Yenosa atau Oca, kembali terpilih sebagai Ketua IJTI Kepri periode 2026–2030, dalam pemilihan demokratis di Hotel Pelangi Tanjungpinang, Jumat (30/1/2026). Foto: Istimewa

Daerah

Oca Terpilih Pimpin IJTI Kepri Periode 2026–2030

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:30 WIB