Setengah Juta Warga Mengungsi, Tim Gabungan Gencar Selamatkan Korban di Sumatra

Jumat, 26 Desember 2025 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari. Foto: Infopiblik

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari. Foto: Infopiblik

Banjir dan longsor hebat melanda Sumatra, menelan 1.135 nyawa setelah enam korban tambahan dilaporkan dalam pembaruan terakhir. Hampir setengah juta warga, tepatnya 489.864 jiwa, kini mengungsi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, mengatakan tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, dan relawan masih gencar melakukan pencarian korban di lapangan. “Jumlah korban hilang terus berkurang seiring intensifnya operasi pencarian,” ujarnya Kamis (25/12/2025).

Pemerintah juga fokus pada pemulihan pendidikan. Sekolah dijadwalkan kembali dibuka minggu pertama Januari 2026. “Kegiatan belajar-mengajar penting, tidak hanya untuk pendidikan, tetapi juga memberi dukungan psikososial bagi anak-anak terdampak bencana,” tambah Abdul Muhari.

Baca Juga :  Jujitsu Kini Hadir di Karimun, Targetkan Medali Porprov dan Prestasi Internasional

Pemulihan jalan dan jembatan juga dikebut. Jalur Bener Meriah–Bireuen sudah bisa dilalui kendaraan melalui jalur alternatif, sementara Jalan Nasional Takengon–Bireuen perlahan pulih, memperlancar distribusi logistik dan energi dari Bandara Rembele ke Takengon. Titik prioritas seperti Jembatan Beli di Lawe Penanggalan dan akses di Nipah, Bener Meriah, ditargetkan rampung akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026.

Distribusi bantuan logistik terus berjalan. Dari Posko Nasional BNPB di Halim Perdanakusuma, 1.370 ton logistik diterima, dengan 1.361 ton sudah tersalurkan. Aceh menerima 37,4 ton lewat udara, Sumatra Utara 8,7 ton, dan Sumatra Barat 6,1 ton melalui darat.

Baca Juga :  Mendagri Tugaskan Praja IPDN Bantu Pulihkan Pemerintahan Aceh Tamiang

BNPB bersama BMKG dan TNI juga melakukan operasi modifikasi cuaca. Meski hujan intensitas tinggi menurun, beberapa wilayah masih berpotensi diguyur hujan deras, namun belum ada laporan korban tambahan.

Pemerintah menegaskan komitmen mempercepat pemulihan pascabencana, agar masyarakat Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dapat segera pulih dan bangkit lebih kuat. Sumber InfoPublik

 

Editor: Yuli

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Pastikan Volume BBM di SPBU Tembesi Sesuai
Imigrasi Kepri Selidiki Dugaan Pungli WNA di Pelabuhan Batam Centre
Hadapi Kekeringan, Pemprov Kepri Gelar Salat Istisqa di Pulau Penyengat
MA Ambil Sumpah Tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK
Kemkomdigi Apresiasi Kepatuhan Platform, Tegaskan Penegakan Hukum PP Tunas
Waspadai Tawaran Kerja Mencurigakan Pascamudik, Berpotensi TPPO
OJK dan Bareskrim Amankan Tersangka Kasus Dugaan Tindak Pidana Perbankan
Korban Lompat dari Jembatan 5 Barelang Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 15:00 WIB

Pertamina Patra Niaga Pastikan Volume BBM di SPBU Tembesi Sesuai

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:24 WIB

Hadapi Kekeringan, Pemprov Kepri Gelar Salat Istisqa di Pulau Penyengat

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:45 WIB

MA Ambil Sumpah Tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:18 WIB

Kemkomdigi Apresiasi Kepatuhan Platform, Tegaskan Penegakan Hukum PP Tunas

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:26 WIB

Waspadai Tawaran Kerja Mencurigakan Pascamudik, Berpotensi TPPO

Berita Terbaru