Shiva Festival Perkuat Candi Prambanan sebagai Destinasi Wisata Religi

Minggu, 18 Januari 2026 - 22:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa saat hadir di Prambanan Shiva Festival di kawasan Candi Prambanan, Sleman, Sabtu (17/1/2026). malam. Foto Kmenpar RI

Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa saat hadir di Prambanan Shiva Festival di kawasan Candi Prambanan, Sleman, Sabtu (17/1/2026). malam. Foto Kmenpar RI

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati atau Ni Luh Puspa menegaskan Prambanan Shiva Festival memperkuat Candi Prambanan sebagai destinasi wisata religi unggulan di Yogyakarta.

Festival perdana ini dibuka Sabtu (17/1/2026) di kawasan Candi Prambanan dan digelar menyambut hari suci Shiwaratri. Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan upacara Mahashivaratri pada 15 Februari 2026.

Ni Luh menyebut festival ini menandai transformasi Candi Prambanan dari situs warisan budaya dunia menjadi ruang spiritual yang hidup dan terbuka bagi umat serta wisatawan. Ia menekankan Shiwaratri bukan sekadar seremonial, melainkan momen introspeksi diri dan penguatan spiritualitas melalui pemujaan Dewa Shiwa.

Baca Juga :  Capaian Pariwisata 2025 dan Rencana Kerja 2026 Dipaparkan Kepada Komisi VII DPR

“Dari sisi pariwisata, kami berharap kegiatan ini meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara maupun nusantara ke Candi Prambanan,” ujar Ni Luh.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Wisnu Bawa Tenaya menekankan nilai ajaran Shiwa yang menyeimbangkan cipta, rasa, dan karsa. Festival ini juga menjadi ruang dialog damai yang memadukan keagamaan, budaya, dan edukasi.

Baca Juga :  Wamenpar: Pariwisata Ramah Muslim Perkuat Ekonomi Syariah dan Tingkatkan Daya Saing

Selanjutnya, ribuan umat Hindu memadati kawasan candi dan mengikuti rangkaian persembahyangan. Perpaduan ritual, seni budaya, dan tata cahaya menciptakan pengalaman spiritual mendalam sekaligus menampilkan kemegahan festival perdana.

Sebelum menghadiri festival, Ni Luh meninjau Kampung Wisata Purbayan, Yogyakarta, melihat arsitektur tradisional dan proses pembuatan kerajinan perak serta batik.

Minggu (18/1/2026), ia mengunjungi Desa Wisata Hargotirto, Kulonprogo, meninjau sentra produksi gula semut dan pembuatan batik sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif desa.

Editor: Yuli

Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 22:28 WIB

Shiva Festival Perkuat Candi Prambanan sebagai Destinasi Wisata Religi

Berita Terbaru

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pemulihan aset negara (asset recovery) sepanjang 2025. Foto: Dok KPK

Nasional

KPK Pulihkan Rp1,53 Triliun Aset Negara Sepanjang 2025

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:41 WIB

Gusti Yenosa atau Oca, kembali terpilih sebagai Ketua IJTI Kepri periode 2026–2030, dalam pemilihan demokratis di Hotel Pelangi Tanjungpinang, Jumat (30/1/2026). Foto: Istimewa

Daerah

Oca Terpilih Pimpin IJTI Kepri Periode 2026–2030

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:30 WIB