Kepala Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Batam, M. Takwin, memprediksi arus mudik angkutan laut berlangsung pada 11–31 Maret 2026. Ia memperkirakan puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret. KSOP Batam telah menyiapkan armada kapal dan memperketat pengawasan keselamatan pelayaran.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan seluruh pihak harus menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama. Ia meminta lonjakan penumpang diantisipasi dengan sistem pengamanan maksimal. “Lonjakan penumpang harus diimbangi pengamanan maksimal. Keselamatan tidak boleh diabaikan,” tegasnya.
Direktur Utama Bandara Hang Nadim Batam, Anang Setiabudi, melaporkan trafik penumpang naik 15 persen dibandingkan periode 2024. Total pergerakan penumpang domestik dan internasional mencapai 3,8 juta orang. Manajemen bandara menyiagakan 376 personel operasional untuk menjaga kelancaran pelayanan.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Ramlan, memaparkan prakiraan cuaca menjelang periode hari besar keagamaan. BMKG mencatat wilayah Kepri, termasuk Batam, masih berada pada musim hujan, meski sejak 2025 mulai muncul tanda-tanda kekeringan. BMKG juga memprediksi peningkatan potensi petir dan angin kencang selama Maret.
Amsakar menindaklanjuti laporan tersebut dengan mengingatkan seluruh pihak agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Ia meminta instansi terkait memperkuat langkah pencegahan di lapangan.






