Kolaborasi Percepatan Penurunan Stunting Prevalensi Turun Jadi 1,28 %

Sabtu, 27 Desember 2025 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Kota Batam, Firmansyah, pada Rapat Percepatan Penurunan Stunting atau Rembuk Stunting Kota Batam di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (24/12/2025), kemarin. Foto: Humas Diskominfo Batam

Sekda Kota Batam, Firmansyah, pada Rapat Percepatan Penurunan Stunting atau Rembuk Stunting Kota Batam di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (24/12/2025), kemarin. Foto: Humas Diskominfo Batam

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak. Mulai pemerintah daerah, kecamatan, kelurahan, hingga masyarakat. Tujuannya jelas: menurunkan angka stunting di Batam.

“Penanganan stunting tidak bisa parsial. Butuh kerja sama yang terencana dan berkelanjutan. Kita ingin generasi Batam sehat, unggul, dan berkualitas,” tegas Firmansyah.

Baca Juga :  Tuan Rumah Rakernas APKASI, Batam Penguatan Sinergi Antardaerah

Melalui rembuk stunting, Firmansyah mendorong perangkat daerah menyusun perencanaan matang. Anggaran harus dihitung tepat. Jika terbatas, dunia usaha bisa diajak terlibat lewat Program Bapak Asuh. Semua langkah ini untuk menekan prevalensi stunting.

Data menunjukkan hasil positif. Menurut Bappeda Kota Batam, prevalensi stunting pada 2024 turun signifikan, mencapai 1,28 persen.

Baca Juga :  TP-PKK Asahan Pelajari Program Rumah Dilan hingga Galeri Pelangi di Batam

Firmansyah juga meminta camat dan lurah mengoptimalkan posyandu. Pendekatannya harus kreatif dan edukatif. Contohnya: menyediakan makanan sehat, memberi penyuluhan gizi, dan melibatkan anak serta remaja dalam kampanye pencegahan stunting.

“Mari bersinergi. Bergerak bersama. Tujuannya satu: menekan stunting hingga nol persen di Kota Batam,” tutup Firmansyah.

Editoe: Rega

Berita Terkait

Oca Terpilih Pimpin IJTI Kepri Periode 2026–2030
Toto Haryanto Silitonga Dikukuhkan sebagai Kepala BPS Kepri
Pemprov Kepri Perkuat Penggunaan Bahasa Indonesia
Pemprov Kepri Raih UHC Award 2026 Kategori Provinsi Pratama
PLN Batam Salurkan Bantuan Kemanusiaan Tahap 2 untuk Korban Banjir di Sumatra
Ratusan Peserta Didik KKP RI Diterjunkan Jadi Relawan Bencana di Aceh
Ansar Dorong Pelajar Kepri Kuasai Nilai Kebangsaan lewat KEMAS
Mendagri Salurkan Bantuan Presiden untuk Percepat Pemulihan Aceh Tamiang
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:30 WIB

Oca Terpilih Pimpin IJTI Kepri Periode 2026–2030

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:06 WIB

Toto Haryanto Silitonga Dikukuhkan sebagai Kepala BPS Kepri

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:39 WIB

Pemprov Kepri Perkuat Penggunaan Bahasa Indonesia

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:25 WIB

Pemprov Kepri Raih UHC Award 2026 Kategori Provinsi Pratama

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:49 WIB

PLN Batam Salurkan Bantuan Kemanusiaan Tahap 2 untuk Korban Banjir di Sumatra

Berita Terbaru

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pemulihan aset negara (asset recovery) sepanjang 2025. Foto: Dok KPK

Nasional

KPK Pulihkan Rp1,53 Triliun Aset Negara Sepanjang 2025

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:41 WIB

Gusti Yenosa atau Oca, kembali terpilih sebagai Ketua IJTI Kepri periode 2026–2030, dalam pemilihan demokratis di Hotel Pelangi Tanjungpinang, Jumat (30/1/2026). Foto: Istimewa

Daerah

Oca Terpilih Pimpin IJTI Kepri Periode 2026–2030

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:30 WIB