Masjid Tanwirun Naja, Dari Tanjak Melayu hingga Ikon Bandara Hang Nadim

Sabtu, 3 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Masjid Tanwirun Naja atau Masjid Tanjak di Kawasan Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Masjid Tanwirun Naja atau Masjid Tanjak di Kawasan Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Masjid Tanwirun Naja, yang lebih dikenal sebagai Masjid Tanjak, kini menjadi ikon di Kawasan Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau. Masjid ini diresmikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, pada 2022 lalu.

Pembangunan masjid bertujuan memudahkan masyarakat, penumpang, dan petugas bandara menjalankan ibadah. Berwarna biru dan kuning, Masjid Tanjak mampu menampung lebih dari seribu jemaah. Kubahnya dihiasi lambang bulan sabit dan bintang sebagai simbol kemuliaan Islam.

Desain masjid terinspirasi dari tanjak, penutup kepala adat Melayu berbentuk runcing. Tanjak menjadi simbol kewibawaan dan identitas budaya Melayu, yang hingga kini masih digunakan pada acara adat di Batam. Uniknya, Masjid Tanjak hanya ada di Kota Batam, Kepri.

Baca Juga :  Ansar Tinjau Pemudik KM Kelud Tujuan Belawan di Pelabuhan Batu Ampar Batam

Nama Tanwirun Naja berarti “penerang menuju keselamatan”. Masjid ini juga menjadi tempat memanjatkan doa safar bagi para pelancong.

Bangunan dua lantai ini menghadap langsung ke Tugu Burung Elang dan Bandara Hang Nadim.

Dibangun pada 2020 oleh Badan Pengusahaan Batam, masjid berdiri di atas lahan seluas 15.707 meter persegi. Area masjid luas dan terbuka, sementara lantai dua khusus untuk jemaah perempuan.

Masjid ini dilengkapi air mancur, taman, serta parkir umum dan VVIP. Selain beribadah, pengunjung dapat bersantai sambil menyaksikan aktivitas bandara dan pesawat lepas landas maupun mendarat.

 Editor: Rega

Berita Terkait

Ansar Dorong Konektivitas Destinasi Wisata Kepri, Bidik Peningkatan Belanja Wisatawan
Dispar Kepri Minta Pelaku Wisata Jaga Kualitas Layanan
Kemenpar Salurkan Rp817,5 Juta untuk Pulihkan Desa Adat Sade Pascakebakaran
Travel The World, Jelajah Kuliner Dunia Tanpa Boarding Pass di Batam
Grand Swiss-Belhotel Batam Hadirkan The Wellness Edit 2026
Riahi Villas Bersihkan Pantai Nirup Island di World Cleanup Day 2026
September, FOX Hotel Nagoya Batam Tebar Ragam Promo Kuliner
Tour de Bintan 2026 Kembali, 800 Pesepeda dari 42 Negara Siap Taklukkan Bintan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:11

Ansar Dorong Konektivitas Destinasi Wisata Kepri, Bidik Peningkatan Belanja Wisatawan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:15

Dispar Kepri Minta Pelaku Wisata Jaga Kualitas Layanan

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:59

Kemenpar Salurkan Rp817,5 Juta untuk Pulihkan Desa Adat Sade Pascakebakaran

Selasa, 29 September 2026 - 01:33

Travel The World, Jelajah Kuliner Dunia Tanpa Boarding Pass di Batam

Selasa, 29 September 2026 - 01:25

Grand Swiss-Belhotel Batam Hadirkan The Wellness Edit 2026

Berita Terbaru