Masjid Tanwirun Naja, yang lebih dikenal sebagai Masjid Tanjak, kini menjadi ikon di Kawasan Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau. Masjid ini diresmikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, pada 2022 lalu.
Pembangunan masjid bertujuan memudahkan masyarakat, penumpang, dan petugas bandara menjalankan ibadah. Berwarna biru dan kuning, Masjid Tanjak mampu menampung lebih dari seribu jemaah. Kubahnya dihiasi lambang bulan sabit dan bintang sebagai simbol kemuliaan Islam.
Desain masjid terinspirasi dari tanjak, penutup kepala adat Melayu berbentuk runcing. Tanjak menjadi simbol kewibawaan dan identitas budaya Melayu, yang hingga kini masih digunakan pada acara adat di Batam. Uniknya, Masjid Tanjak hanya ada di Kota Batam, Kepri.
Nama Tanwirun Naja berarti “penerang menuju keselamatan”. Masjid ini juga menjadi tempat memanjatkan doa safar bagi para pelancong.
Bangunan dua lantai ini menghadap langsung ke Tugu Burung Elang dan Bandara Hang Nadim.
Masjid Tanwirun Naja, yang lebih dikenal sebagai Masjid Tanjak. Foto:metroposid
Dibangun pada 2020 oleh Badan Pengusahaan Batam, masjid berdiri di atas lahan seluas 15.707 meter persegi. Area masjid luas dan terbuka, sementara lantai dua khusus untuk jemaah perempuan.
Masjid ini dilengkapi air mancur, taman, serta parkir umum dan VVIP. Selain beribadah, pengunjung dapat bersantai sambil menyaksikan aktivitas bandara dan pesawat lepas landas maupun mendarat.
Editor: Rega






