Antisipasi Mudik Lebaran, Kemenhub Perketat Uji Petik Kapal di Batam

Sabtu, 24 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut memperketat pengawasan keselamatan pelayaran dengan melaksanakan uji petik kelaikan kapal penumpang di tiga pelabuhan utama di Batam, Kamis (23/1/2026). Foto Humas Kemenhub

Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut memperketat pengawasan keselamatan pelayaran dengan melaksanakan uji petik kelaikan kapal penumpang di tiga pelabuhan utama di Batam, Kamis (23/1/2026). Foto Humas Kemenhub

Menjelang Angkutan Lebaran 2026, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan memperketat pengawasan keselamatan pelayaran. Ditjen Perhubungan Laut menggelar uji petik kelaikan kapal penumpang di tiga pelabuhan utama Batam, Kepulauan Riau, Kamis (23/1/2026).

Direktorat Perkapalan dan Kepelautan bersama KSOP Khusus Batam melakukan uji petik untuk memastikan seluruh kapal penumpang yang melayani arus mudik memenuhi standar keselamatan pelayaran.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan Ditjen Perhubungan Laut, Samsuddin, menegaskan uji petik menjadi langkah krusial sebelum kapal beroperasi. Ia memastikan keselamatan penumpang sejak kapal masih sandar di pelabuhan. “Uji petik ini memastikan kapal penumpang laik laut sebelum memasuki masa angkutan Lebaran 2026,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemko Batam Salurkan 66 Hewan Kurban hingga Hinterland

Tim uji petik yang dipimpin Capt. Maltus Jackline, didampingi Kepala Bidang Kelaiklautan Kapal KSOP Khusus Batam Hendra Sucipto, memulai pemeriksaan pada kapal cepat Emerald of Dumai rute Batam–Tanjung Balai Karimun–Dumai.

Tim juga memeriksa kapal Oecanna 18 di Pelabuhan Harbour Bay dan MDM Express 09 di Pelabuhan Batam Center sebagai bagian dari pengawasan menyeluruh armada penumpang di Batam.

Samsuddin menyebut uji petik berlangsung serentak secara nasional pada 19 Januari–19 Februari 2026. Dari 264 pelabuhan pantau, Ditkapel memeriksa langsung 15 pelabuhan dengan volume penumpang tertinggi, termasuk Batam. “Batam menjadi perhatian khusus karena melayani angkutan domestik, lintas negara, dan kapal cepat berstandar keselamatan internasional,” tegasnya.

Baca Juga :  PGN Gelar CAKRA dan Edukasi Jargas untuk Warga Cipta Asri

Saat ini, sebanyak 107 kapal penumpang beroperasi di wilayah KSOP Khusus Batam dan tersebar di lima pelabuhan. Tingginya mobilitas mendorong pengawasan keselamatan yang ketat dan berkelanjutan.

Dalam uji petik, petugas memeriksa kondisi lambung dan mesin, sistem navigasi, serta kelengkapan alat keselamatan penumpang dan awak kapal. Samsuddin menegaskan pihaknya menerapkan prinsip zero compromise for safety. Setiap kapal wajib memenuhi seluruh ketentuan keselamatan sebelum berlayar.

Melalui pengawasan intensif ini, Kementerian Perhubungan menargetkan angkutan laut Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat. Sumber InfoPublik

Editor: Yuli

Berita Terkait

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya
Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah
Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen
Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam
Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat
Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD
Batam Raih Penghargaan Nasional Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi
Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Seminar, Diskusi, dan Lokakarya

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:54

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya

Sabtu, 12 September 2026 - 21:43

Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah

Jumat, 11 September 2026 - 20:54

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen

Jumat, 11 September 2026 - 20:45

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Kamis, 10 September 2026 - 21:28

Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06