Setelah 10 Tahun Penantian, Pipa Gas WNTS ke Pemping Akhirnya Dibangun

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Groundbreaking pembangunan Pipa Gas West Natuna Transportation System (WNTS) menuju Pulau Pemping, Kecamatan Belakangpadang, Selasa (10/2/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Groundbreaking pembangunan Pipa Gas West Natuna Transportation System (WNTS) menuju Pulau Pemping, Kecamatan Belakangpadang, Selasa (10/2/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Wali Kota Batam Amsakar Achmad memimpin groundbreaking pembangunan Pipa Gas West Natuna Transportation System (WNTS) menuju Pulau Pemping, Kecamatan Belakangpadang, Selasa (10/2/2026).

Proyek strategis nasional ini memperkuat ketahanan dan keandalan energi di wilayah perbatasan setelah direncanakan selama satu dekade.

Amsakar bersama jajaran Kementerian ESDM, SKK Migas, dan PT PLN memulai proyek dengan penekanan tombol sirene dan pemasangan pipa secara simbolis. Sebelum prosesi, mereka juga menyalurkan bantuan sosial ke rumah ibadah dan panti asuhan setempat.

Amsakar menegaskan pembangunan pipa gas WNTS menjadi wujud arahan Presiden RI untuk mendorong kemandirian dan ketahanan energi nasional.

Baca Juga :  Jadwal Lengkap Pasar Murah Bersubsidi Tanggal 10–17 Desember

“Setelah 10 tahun dirintis, proyek ini akhirnya terwujud. Batam adalah wajah terdepan Indonesia di barat. Tidak boleh ada lagi pulau strategis yang tertinggal karena persoalan energi,” ujarnya.

Ia menyebut kebutuhan listrik Batam tumbuh sekitar 15 persen per tahun. Pada 2025, realisasi investasi Batam mencapai Rp69,3 triliun atau 115,5 persen dari target. Sedikitnya sembilan proyek pusat data di Nongsa Digital Park dan Kabil juga membutuhkan pasokan energi besar.

Menurutnya, Batam ditargetkan tumbuh 9,5–10 persen sesuai RPJMN 2029. Target ekonomi dua digit, kata dia, hanya bisa dicapai dengan pasokan energi yang andal. Pipa gas WNTS diharapkan menutup defisit energi sekitar 25 BBTUD.

Baca Juga :  Sanksi Tegas Menanti Kadisperindag, Tegas Amsakar Jika Ditemukan Pelanggaran

Proyek pipa gas WNTS ditargetkan selesai Juli 2026. Gas dari Pulau Pemping akan mengalir ke Tanjung Uncang untuk memasok kebutuhan energi industri dan masyarakat Batam.

Amsakar juga meminta pelaksana proyek memperhatikan dampak pembangunan terhadap nelayan dan warga melalui program CSR.

Acara dihadiri perwakilan Dirjen Migas Kementerian ESDM, Kepala SKK Migas, Ombudsman Kepri, anggota DPRD Batam, direksi PT PLN, Forkopimda, dan pimpinan perangkat daerah.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Pemko Batam Matangkan RPBD, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global
Amsakar Minta OPD Percepat Realisasi 15 Program Prioritas di Semester II 2026
Kenali SiMOLEK OJK Kepri, Bawa Edukasi hingga Layanan Cek SLIK
BP Batam Rekonstruksi Jalan Gajah Mada Depan UIB, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif
Mendagri: BPHTB 0 Persen untuk MBR Dongkrak Pembangunan Rumah dan Ekonomi Daerah
Silaturahmi PMPPB Meriahkan HUT RI ke-81, Mantan ASN Pemko Batam Pererat Kebersamaan
AMPP Vinnex Coatindo 2026 Jadi Ajang Uji Kompetensi Blasting dan Painting
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:04 WIB

Pemko Batam Matangkan RPBD, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Senin, 27 Juli 2026 - 21:49 WIB

Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global

Senin, 27 Juli 2026 - 21:31 WIB

Amsakar Minta OPD Percepat Realisasi 15 Program Prioritas di Semester II 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 01:18 WIB

BP Batam Rekonstruksi Jalan Gajah Mada Depan UIB, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:54 WIB

Mendagri: BPHTB 0 Persen untuk MBR Dongkrak Pembangunan Rumah dan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru