52 Armada Udara Dikerahkan Tangani Karhutla di Enam Provinsi

Sabtu, 22 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Pemerintah mengerahkan 52 armada udara untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi di Sumatra dan Kalimantan hingga Jumat (21/8/2026).

Armada tersebut menjalankan patroli udara, operasi modifikasi cuaca (OMC), dan pemadaman melalui pemboman air. Pemerintah mengerahkan armada itu untuk memperkuat penanganan di wilayah dengan potensi kebakaran tinggi.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, lima pesawat TNI Angkatan Udara (AU) kembali diberangkatkan dari Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, menuju Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur, Jumat siang.

“Lima pesawat TNI AU kembali diberangkatkan dari Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, menuju Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur untuk memperkuat 30 armada BNPB yang telah beroperasi di tiga provinsi terdampak di Kalimantan,” tulis Teddy, dikutip dari setneg.go.id.

Baca Juga :  77,4 Persen Masyarakat Dukung Pembatasan Media Sosial untuk Anak

 

TNI AU juga menyiagakan sejumlah pesawat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Armada tersebut siap bergerak mengikuti kebutuhan BNPB dan perkembangan karhutla di lapangan.

Kepala BNPB Suharyanto melaporkan, pemerintah mengerahkan 52 armada udara di enam provinsi. Sebanyak 30 pesawat beroperasi di Kalimantan, sedangkan 22 pesawat berada di Sumatra.

Enam provinsi yang menjadi fokus penanganan meliputi Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah.

Baca Juga :  Telkomsel Luncurkan Halo Optima, Kuota 300 GB dengan Netflix hingga Spotify Premium

Armada tersebut terdiri atas pesawat dan helikopter. Mereka menjalankan patroli, OMC, hingga pemboman air untuk memadamkan api.

 

BNPB dan TNI mengintensifkan pemboman air pada Kamis hingga Jumat (20–21/8/2026). Operasi ini menyasar sejumlah titik karhutla yang sulit dijangkau personel di darat.

Pemerintah menambah armada untuk mempercepat respons, membatasi penyebaran api, dan mencegah karhutla meluas.

Selain memadamkan api, operasi udara juga menekan dampak kabut asap serta melindungi masyarakat dan lingkungan.

Pemerintah akan menyesuaikan pengerahan armada dan personel berdasarkan perkembangan titik api dan kebutuhan di setiap wilayah. Sumber Infopublik

Editor: Difky

Berita Terkait

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni
Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya
Amsakar Luncurkan DUKSTAR, Layanan Dukcapil Jemput Bola
Amsakar Dorong Pemuda Batam Tanamkan Patriotisme, Kegigihan, dan Empati
442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026
120 Kader PKK Batam Siap Ikuti Jambore, Beragam Lomba Disiapkan
Amsakar Dorong Pengelolaan Sampah Batam Lebih Modern dan Berkelanjutan
Kemenkes Salurkan 137 Ribu Masker N95 untuk Warga Terdampak Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:28

Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:18

Amsakar Luncurkan DUKSTAR, Layanan Dukcapil Jemput Bola

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:42

Amsakar Dorong Pemuda Batam Tanamkan Patriotisme, Kegigihan, dan Empati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:19

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Berita Terbaru