Dalam Dua Bulan, Memey Sabet Dua Emas dan Satu Perak

Selasa, 4 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pada Spider Challenge 2026, Kejuaraan Jujitsu Antar Dojo se-Provinsi Kepulauan Riau yang berlangsung di Mall Botania 2, Sabtu (1/8), Memey kembali berdiri di podium tertinggi. Foto: Istimewa

Pada Spider Challenge 2026, Kejuaraan Jujitsu Antar Dojo se-Provinsi Kepulauan Riau yang berlangsung di Mall Botania 2, Sabtu (1/8), Memey kembali berdiri di podium tertinggi. Foto: Istimewa

#Berdamai dengan Kerasnya Latihan, Menjemput Prestasi di Atas Matras#

Sorot matanya tenang. Senyumnya tipis, tetapi langkahnya selalu mantap. Begitulah Maitsa Ananda, atau yang akrab disapa Memey. Di usianya yang baru 17 tahun, ia telah berdamai dengan kerasnya latihan jujitsu. Baginya, kemenangan bukan lahir dari keberuntungan, melainkan dari ribuan repetisi teknik yang dijalani setiap hari.

Hanya dalam waktu dua bulan, siswi kelas XII SMKN 2 Batam itu mengoleksi dua medali emas dan satu medali perak dari dua cabang olahraga bela diri. Prestasi itu menjadi bukti bahwa kerja keras selalu menemukan jalannya menuju podium.

 

 

Perjalanan itu dimulai pada penghujung Mei 2026. Memey tampil gemilang di Jakarta Jujitsu Open 2026 dan merebut medali emas. Gelar juara nasional tersebut membuktikan kemampuannya bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah.

Namun, kemenangan di ibu kota tidak membuatnya berpuas diri. Ia kembali ke Batam, kota tempatnya tumbuh, untuk menghadapi tantangan berikutnya.

Pada Spider Challenge 2026, Kejuaraan Jujitsu Antar Dojo se-Provinsi Kepulauan Riau yang berlangsung di Mall Botania 2, Sabtu (1/8), Memey kembali berdiri di podium tertinggi. Ia meraih medali emas kategori U-18 kelas -48 kilogram putri.

Tak lama sebelumnya, tepatnya 20 Juni 2026, Memey juga menunjukkan kemampuan di cabang Savate dengan meraih medali perak pada Kejuaraan Provinsi Savate Kepulauan Riau. Dalam dua bulan, ia sukses membawa pulang dua emas dan satu perak.

Baca Juga :  Jejak Emas Serda Michael Jhon Edi Syahputra Purba di Spider Challenge 2026

 

 

Lahir di Batam pada 19 Desember 2008, Memey merupakan putri kedua dari tiga bersaudara. Ayah dan ibunya, Masdedi dan Paula Monalisa, sama-sama berprofesi sebagai guru.

Dari keluarganya, ia belajar arti disiplin, kesabaran, dan tanggung jawab. Nilai-nilai itu kemudian ia bawa ke atas matras.

Kini Memey berlatih di Kenacha Martial Arts Academy di Mall Botania 2 Batam. Sabuk ungu yang melingkar di pinggangnya bukan sekadar penanda tingkatan, tetapi simbol perjalanan panjang yang ditempuh dengan latihan tanpa henti.

Daftar prestasi Memey terus bertambah setiap tahun. Selain dua gelar juara pada 2026, ia juga pernah meraih Juara III Pekan Olahraga Kota Batam 2025, dua medali perunggu Spider Challenge 2025, Juara III Jujitsu Open PBJI Batam Championship 2024, serta Juara II Spider Tanjungpinang Challenge 2024.

Kemampuannya juga berkembang di Savate. Perpaduan teknik bantingan, kuncian, pukulan, dan tendangan membuat kemampuannya semakin lengkap sebagai atlet bela diri.

Bagi Memey, jujitsu lebih dari sekadar olahraga kompetisi.

“Olahraga ini mengajarkan keberanian menghadapi tekanan,” ujarnya.

Sebagai asisten pelatih untuk kelompok anak, remaja, dan wanita, ia ingin lebih banyak perempuan berani mencoba jujitsu. Menurutnya, olahraga ini membangun kepercayaan diri, melatih disiplin, memperkuat fisik, serta membentuk mental yang tangguh.

Baca Juga :  Batam Terima Kunjungan Bangli, Perkuat Sinergi Digitalisasi dan Harmoni Sosial

Jujitsu juga mengajarkan rasa hormat, kesabaran, dan kemampuan mengendalikan diri ketika menghadapi situasi sulit.

Di balik ketegasannya saat bertanding, Memey tetap menikmati masa remajanya. Sejak duduk di bangku SMK, ia tetap meluangkan waktu memainkan biola.

Musik menjadi ruang untuk menenangkan pikiran setelah menjalani latihan yang melelahkan. Jika jujitsu memberinya keberanian, biola menghadirkan ketenangan.

Di luar itu, ia gemar menikmati es krim dan menghabiskan waktu di pantai yang masih dipenuhi pepohonan hijau. Alam menjadi tempatnya mengisi kembali energi sebelum kembali berlatih.

Meski telah mengoleksi berbagai medali, Memey belum ingin berhenti. Sebelum lulus dari SMKN 2 Batam, ia masih membidik sejumlah kejuaraan lain.

Baginya, setiap medali hanyalah awal dari perjalanan yang lebih panjang.

“Belajarlah menikmati proses, bukan hanya menantikan hasil akhirnya,” katanya.

Kalimat itu selalu ia pegang setiap kali latihan terasa berat. Sebab, menurutnya, kemenangan terbesar bukanlah saat mengalungkan medali, melainkan ketika mampu bertahan dan terus berkembang.

Dengan semangat itu, Memey percaya masih banyak podium yang menunggunya. Selama disiplin tetap dijaga dan mimpi terus dirawat, perjalanan remaja Batam ini masih akan terus berlanjut.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen
Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam
Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat
Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD
Batam Raih Penghargaan Nasional Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi
Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Seminar, Diskusi, dan Lokakarya
PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Pemko Genjot Potensi Ekonomi
Ekonomi Batam Tumbuh 6,76 Persen, Investasi Tembus Rp69,3 Triliun

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:54

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen

Jumat, 11 September 2026 - 20:45

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Kamis, 10 September 2026 - 21:28

Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat

Kamis, 10 September 2026 - 21:15

Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD

Kamis, 10 September 2026 - 21:00

Batam Raih Penghargaan Nasional Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi

Berita Terbaru

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri latihan penanganan pasca-force down Koopsudnas Tahun Anggaran 2026 di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Jumat (11/9/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:45