Manajemen PT Bandara Internasional Batam (BIB) memastikan seluruh fasilitas dan operasional Bandara Internasional Hang Nadim Batam siap menghadapi periode Angkutan Lebaran 1447 H/2026.
BIB menegaskan peningkatan layanan menjadi prioritas utama setelah rapat koordinasi bersama Forkopimda Kota Batam pada 9 Februari 2026, sesuai arahan Wali Kota Batam. Manajemen fokus mengantisipasi lonjakan penumpang dan mencegah penumpukan di titik-titik rawan saat jam sibuk.
Tak hanya memperkuat layanan, BIB juga memberlakukan potongan tarif jasa kebandarudaraan sebesar 50 persen selama periode Angkutan Lebaran 2026. Diskon ini berlaku untuk tarif Pelayanan Jasa Penumpang (PJP2U) dan tarif Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U).
Kebijakan tersebut mengacu pada surat resmi dari Kementerian Perhubungan. Potongan tarif berlaku untuk pembelian tiket mulai 10 Februari 2026, dengan periode penerbangan 14–19 Maret 2026.
Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam, Annang Setia Budhi, mengungkapkan sejumlah maskapai telah mengajukan penambahan penerbangan untuk mengakomodasi tingginya permintaan mudik.
Garuda Indonesia mengajukan extra flight pada 17, 18, 19, dan 28 Maret 2026. Sementara Citilink merencanakan extra flight rute Batam–Jakarta pada 13–28 Maret 2026. Khusus 19 Maret 2026, Citilink juga menambah penerbangan rute Batam–Surabaya.
Selain itu, maskapai dari Lion Group juga berpeluang mengajukan extra flight dalam waktu dekat.
Manajemen juga akan membentuk Posko Terpadu Angkutan Lebaran pada pertengahan Ramadan. Posko ini bertujuan memastikan operasional bandara berjalan lancar serta menyiagakan personel gabungan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
Dengan langkah strategis tersebut, Bandara Hang Nadim optimistis mampu mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026 dan menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, serta tertib bagi seluruh pengguna jasa.
BIB mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal dan rutin memantau kanal resmi maskapai maupun aplikasi penjualan tiket guna memastikan ketersediaan kursi.
Editor: Difky






