Selamat dari Kapal Terbalik, Yusuf Tankin Bertahan 38 Jam di Ruang Mesin

Minggu, 8 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Yusuf Tankin, awak kapal Tugboat Mega, dalam kondisi selamat setelah terjebak selama 38 jam di dalam kapal, Minggu (8/3/2026). Foto: Istimewa

Yusuf Tankin, awak kapal Tugboat Mega, dalam kondisi selamat setelah terjebak selama 38 jam di dalam kapal, Minggu (8/3/2026). Foto: Istimewa

Akhirnya. Tim SAR gabungan berhasil menemukan Yusuf Tankin, awak kapal Tugboat Mega, dalam kondisi selamat setelah terjebak selama 38 jam di dalam kapal yang terbalik di galangan kapal PT ASL Shipyard, Batam.

Korban dievakuasi pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 05.20 WIB setelah tim penyelamat melakukan penyelaman ke badan kapal yang masih terbalik dan sebagian tenggelam.

Yusuf sebelumnya terperangkap sejak Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB saat tugboat Mega memandu kapal kargo Kypressi untuk sandar di kawasan PT ASL Shipyard, Tanjunguncang.

Komandan Pos Basarnas Batam, Dedius Sembiring, mengatakan tim menemukan korban di ruang mesin kapal yang masih memiliki rongga udara.

Baca Juga :  RoTS 2026 Resmi Dibuka, Batam Perkuat Posisi sebagai Pusat Industri Kreatif Lewat Festival Subkultur

“Korban berhasil dievakuasi dari kamar mesin sekitar pukul 05.20 WIB,” kata Dedius.

Tim SAR gabungan melakukan proses penyelamatan dengan menyelam ke dalam kapal. Penyelam dari pihak galangan kapal juga ikut membantu proses evakuasi.

Setelah berhasil dikeluarkan dari kapal, tim langsung membawa Yusuf ke RS Mutiara Aini Batam untuk mendapatkan perawatan medis. Saat ini ia menjalani perawatan di lantai lima rumah sakit tersebut.

Dedius mengatakan kondisi korban stabil meski mengalami sesak napas akibat menghirup uap bahan bakar di dalam kapal.

Insiden tugboat terbalik ini melibatkan lima kru yang berada di dalam kapal saat kejadian. Tugboat Mega saat itu sedang membantu proses sandar kapal kargo Kypressi.

Baca Juga :  Li Claudia Turun Tangan Hentikan Tambang Pasir Ilegal di Nongsa

Dua kru ditemukan selamat, yakni Yusuf Tankin dan M Habib Ansyari yang merupakan ABK.

Sementara tiga kru lainnya meninggal dunia, yakni Abdul Rahman (nakhoda), Guntur Pardede (chief officer), dan Jhonson Bertuahman Damanik (chief engineer).

Tim SAR sebelumnya telah mengevakuasi ketiga korban dan membawa jenazah mereka ke kamar jenazah RS Mutiara Aini Batam sebelum dipulangkan ke rumah duka pada Sabtu (7/3/2026) dini hari.

Manajemen kru tugboat tersebut berada di bawah perusahaan penyedia awak kapal, PT Pradana Samudra Lines.

Editor: Difky

Berita Terkait

Amsakar Ajak Warga Batu Ampar Jaga Kekompakan
Amsakar Ajak KAHMI dan Masyarakat Bergerak Bersama Bangun Batam
Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya
Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah
Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen
Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam
Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat
Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:09

Amsakar Ajak Warga Batu Ampar Jaga Kekompakan

Minggu, 13 September 2026 - 19:07

Amsakar Ajak KAHMI dan Masyarakat Bergerak Bersama Bangun Batam

Sabtu, 12 September 2026 - 21:54

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya

Sabtu, 12 September 2026 - 21:43

Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah

Jumat, 11 September 2026 - 20:54

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen

Berita Terbaru

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, jalan santai bersama ribuan warga dalam acara Senam Sehat dan Jalan Santai Batu Ampar 2026 di Taman Pacific Hotel Batam, Kecamatan Batu Ampar, Minggu (13/9/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

Amsakar Ajak Warga Batu Ampar Jaga Kekompakan

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:09