Pertamina Dukung Sakkamadeha Kembangkan Tenun Ulos Jadi Kekuatan Ekonomi Kreatif

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus mendorong ekonomi kreatif berbasis budaya lokal melalui dukungannya kepada UMKM, salah satunya Sakkamadeha Gallery and Workshop di Desa Lumban Suhi Suhi Toruan. Foto: Istimewa

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus mendorong ekonomi kreatif berbasis budaya lokal melalui dukungannya kepada UMKM, salah satunya Sakkamadeha Gallery and Workshop di Desa Lumban Suhi Suhi Toruan. Foto: Istimewa

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus mendorong ekonomi kreatif berbasis budaya lokal melalui dukungannya kepada UMKM, salah satunya Sakkamadeha Gallery and Workshop di Desa Lumban Suhi Suhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.

Melalui pemberdayaan penenun lokal dan pengembangan produk berbahan ulos, Sakkamadeha membuktikan warisan budaya mampu menjadi kekuatan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Sakkamadeha yang berarti “Pohon Kehidupan” dalam bahasa Batak menjadi filosofi usaha yang dibangun Stella Florensia Hutajulu bersama timnya. Mereka tidak hanya menjaga budaya tenun ulos tetap hidup, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Sejak menjadi mitra binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut pada 2020, Sakkamadeha terus berkembang. Saat ini, usaha tersebut memberdayakan sekitar 70 penenun lokal, mulai dari ibu rumah tangga, anak muda, hingga perajin dari luar daerah.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan dukungan terhadap Sakkamadeha menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat UMKM berbasis budaya lokal.

Baca Juga :  Pemko Batam Gandeng PT UJKM Bangun dan Operasikan Pasar Induk Jodoh

“Melalui rumah produksi di Samosir, Sakkamadeha memberdayakan sekitar 70 penenun lokal untuk menghasilkan produk berkualitas dan bernilai ekonomi. Ini sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung UMKM berbasis kearifan lokal,” ujar Fahrougi.

Di galeri yang berada dekat kawasan Danau Toba, Sakkamadeha tidak hanya menjual kain ulos tradisional. Mereka juga mengolah tenun menjadi berbagai produk siap pakai seperti pakaian kasual, kemeja, dan aksesori agar lebih diminati generasi muda.

“Produk ulos kami dibuat lebih fleksibel untuk digunakan sehari-hari, terutama oleh anak muda,” kata Stella.

Saat ini, Sakkamadeha memiliki tiga unit usaha, yakni sentra produksi tenun, galeri penjualan, dan rumah jahit. Harga kain tenun dijual mulai Rp300 ribu hingga Rp2 juta, sedangkan produk jadi seperti kaos dibanderol mulai Rp50 ribu dan kemeja hingga Rp500 ribu.

Baca Juga :  TPID Kepri Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Bintan Center

Untuk memperluas pasar, Sakkamadeha mengandalkan promosi dari mulut ke mulut dan aktif memasarkan produk melalui Instagram serta Facebook @Sakkamadeha. Mereka juga rutin menggelar siaran langsung di media sosial.

Pertamina turut mendukung promosi Sakkamadeha melalui berbagai pameran dan event nasional, termasuk F1 Powerboat atau F1H2O di Danau Toba. Langkah ini membantu memperluas pasar sekaligus mengenalkan produk budaya lokal ke tingkat nasional.

Stella mengaku dukungan Pertamina memberi dampak besar bagi perkembangan usaha dan keberlanjutan para penenun lokal.

“Kami berterima kasih kepada Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut yang terus mendukung usaha kecil seperti kami. Kami berharap produk lokal ini semakin dikenal hingga pasar global,” ujarnya.

Melalui dukungan terhadap UMKM seperti Sakkamadeha, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis budaya sekaligus mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Editor: Difky

Berita Terkait

Nyanyang Dorong Program Koperasi Merah Putih Menjangkau Wilayah Kepulauan Kepri
Wagub Nyanyang Ajak Masyarakat Jaga Persatuan di Hari Marwah Kepri ke-24
TPID Kepri Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Bintan Center
OJK Kepri Angkat Pemikiran Raja Ali Haji dalam Literasi Keuangan
Menteri Trenggono dan Ansar Resmikan Pabrik Ikan PT BIG di Bintan
Pemprov Kepulauan Riau Dorong Penguatan Investasi Migas dan Percepatan Perpanjangan Kontrak KKKS
Komisi I DPRD Kepri Minta KI Terus Kawal Keterbukaan Informasi
Kepri dan NTT Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:57 WIB

Nyanyang Dorong Program Koperasi Merah Putih Menjangkau Wilayah Kepulauan Kepri

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:51 WIB

Wagub Nyanyang Ajak Masyarakat Jaga Persatuan di Hari Marwah Kepri ke-24

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:42 WIB

TPID Kepri Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Bintan Center

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:56 WIB

OJK Kepri Angkat Pemikiran Raja Ali Haji dalam Literasi Keuangan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:31 WIB

Menteri Trenggono dan Ansar Resmikan Pabrik Ikan PT BIG di Bintan

Berita Terbaru

Layanan Eazy Passport di empat lokasi, yakni ULP Harbour Bay, ULP Mall Botania 2, Immigration Lounge Pollux Mall, dan K-Square Mall. Foto: Istimewa

Batam

Layanan Eazy Passport Batam Layani Ratusan Pemohon

Senin, 18 Mei 2026 - 20:04 WIB

Dewi Kumalasari Ansar mengukuhkan Pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Batam periode 2026-2031 di Wyndham Panbil, Sabtu (16/5/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Batam

Dewi Kumalasari Ansar Kukuhkan Pengurus YKI Batam

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:23 WIB