Menteri Trenggono dan Ansar Resmikan Pabrik Ikan PT BIG di Bintan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad menijau pabrik PT BIG. Foto: Diskominfo Batam

Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad menijau pabrik PT BIG. Foto: Diskominfo Batam

Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono bersama Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad meresmikan pabrik pengolahan ikan PT Bintan Intan Gemilang (BIG) di Kijang, Kabupaten Bintan, Kamis (14/5/2026). Kehadiran pabrik baru itu langsung memperkuat hilirisasi perikanan dan mendorong ekonomi maritim Kepri.

PT BIG membangun pabrik di atas lahan 3,4 hektare dan memindahkan seluruh operasional dari pabrik lama sejak enam bulan lalu. Perusahaan memilih lokasi baru karena lebih dekat dengan pelabuhan kontainer sehingga distribusi hasil perikanan menjadi lebih cepat dan efisien.

Menteri Trenggono menegaskan pemerintah kini fokus membenahi sektor hulu perikanan melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Pemerintah menargetkan program itu mampu meningkatkan kualitas hasil tangkapan nelayan sekaligus memperkuat pasokan bahan baku industri pengolahan ikan.

Baca Juga :  Ansar Paparkan Rencana Pembangunan Anambas 2026 Saat Halalbihalal

“Kalau Kampung Nelayan itu jadi, saya jamin kualitas produknya bagus. UPI bisa menyerap hasil tangkapan nelayan. Pemerintah sekarang fokus membenahi sektor hulu melalui pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih,” tegas Trenggono.

Trenggono juga meminta seluruh Dinas Kelautan dan Perikanan di daerah aktif menjalankan program tersebut. Ia menilai Kepri memiliki peluang besar menjadi daerah unggulan sektor perikanan nasional.

Selain itu, Trenggono menegaskan pemerintah berpihak kepada nelayan lokal. Presiden Prabowo Subianto, kata dia, meminta hasil tangkapan ikan lebih banyak dikelola nelayan daerah.

Baca Juga :  PAD Batam Melampaui Target, Pariwisata Jadi Penyumbang Utama

Sementara itu, Gubernur Ansar Ahmad menyambut investasi PT BIG dengan mendorong penguatan industri pengolahan perikanan di Kepri. Ia menilai keberadaan pabrik itu akan meningkatkan nilai tambah hasil laut, menyerap hasil tangkapan nelayan, dan membuka lapangan kerja baru.

Ansar juga menegaskan Pemprov Kepri siap mendukung program Kampung Nelayan Merah Putih untuk mengoptimalkan potensi kelautan dan perikanan daerah.

“PT BIG akan menyerap hasil tangkapan nelayan, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat rantai hilirisasi perikanan di Kepri,” ujar Ansar.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Nyanyang Dorong Program Koperasi Merah Putih Menjangkau Wilayah Kepulauan Kepri
Wagub Nyanyang Ajak Masyarakat Jaga Persatuan di Hari Marwah Kepri ke-24
TPID Kepri Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Bintan Center
OJK Kepri Angkat Pemikiran Raja Ali Haji dalam Literasi Keuangan
Pemprov Kepulauan Riau Dorong Penguatan Investasi Migas dan Percepatan Perpanjangan Kontrak KKKS
Pertamina Dukung Sakkamadeha Kembangkan Tenun Ulos Jadi Kekuatan Ekonomi Kreatif
Komisi I DPRD Kepri Minta KI Terus Kawal Keterbukaan Informasi
Kepri dan NTT Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:57 WIB

Nyanyang Dorong Program Koperasi Merah Putih Menjangkau Wilayah Kepulauan Kepri

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:51 WIB

Wagub Nyanyang Ajak Masyarakat Jaga Persatuan di Hari Marwah Kepri ke-24

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:42 WIB

TPID Kepri Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Bintan Center

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:56 WIB

OJK Kepri Angkat Pemikiran Raja Ali Haji dalam Literasi Keuangan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:31 WIB

Menteri Trenggono dan Ansar Resmikan Pabrik Ikan PT BIG di Bintan

Berita Terbaru

Layanan Eazy Passport di empat lokasi, yakni ULP Harbour Bay, ULP Mall Botania 2, Immigration Lounge Pollux Mall, dan K-Square Mall. Foto: Istimewa

Batam

Layanan Eazy Passport Batam Layani Ratusan Pemohon

Senin, 18 Mei 2026 - 20:04 WIB

Dewi Kumalasari Ansar mengukuhkan Pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Batam periode 2026-2031 di Wyndham Panbil, Sabtu (16/5/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Batam

Dewi Kumalasari Ansar Kukuhkan Pengurus YKI Batam

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:23 WIB