Telkom: Peran Strategis dalam Menghadirkan Kedaulatan Digital

Kamis, 4 Desember 2025 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komitmen tersebut disampaikan oleh Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Veranita Yosephine, dalam Trend Maker Summit 2025 yang diselenggarakan oleh Katadata Indonesia, OMG Consulting, dan TrendWatching di Jimbaran, Bali (27/11). (TELKOM)

Komitmen tersebut disampaikan oleh Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Veranita Yosephine, dalam Trend Maker Summit 2025 yang diselenggarakan oleh Katadata Indonesia, OMG Consulting, dan TrendWatching di Jimbaran, Bali (27/11). (TELKOM)

Jakarta, metroposid.com: PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berkomitmen memperkuat kesiapan Indonesia memasuki era baru berbasis Artificial Intelligence (AI). Era ini diyakini menjadi landasan penting dalam membangun kekuatan ekonomi masa depan serta memastikan terjaganya kedaulatan digital nasional.

Komitmen tersebut disampaikan oleh Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Veranita Yosephine, dalam Trend Maker Summit 2025 yang diselenggarakan oleh Katadata Indonesia, OMG Consulting, dan TrendWatching di Jimbaran, Bali (27/11). Acara ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh dari berbagai industri salah satu nya adalah Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya

Veranita menjelaskan, saat ini sejumlah negara di kawasan regional telah memasuki fase ekonomi digital tingkat lanjut, di mana teknologi menjadi penggerak utama produktivitas dan pertumbuhan ekonomi (hyper-digital domestic economy). Untuk menghadapi tantangan itu, inovasi AI dan transformasi digital adalah sebuah keniscayaan dan menjadi kebutuhan strategis.

“Di banyak negara di kawasan regional seperti Asia telah terjadi banyak pergeseran arah kebijakan dan regulasi (regional regulation shift), tentang transformasi digital yang berdampak pada banyak sektor termasuk dalam keamanan digital, industri hingga ekonomi,” jelas Veranita.

Baca Juga :  Kontes Siswa dan Guru SMK Binaan AHM 2025 Dorong Kompetensi Vokasi di Kepri

Ia menambahkan bahwa tantangan global, mulai dari fragmentasi geopolitik hingga persaingan teknologi antarnegara besar, mendorong Indonesia untuk membangun infrastruktur digital yang lebih kuat dan mandiri. “Telkom terus memperkuat perannya sebagai digital orchestrator melalui penguatan konektivitas, pembangunan infrastruktur digital, dan pengoperasian 35 data center yang tersebar di berbagai wilayah,” jelasnya.

Diakui Veranita, selain kapabilitas dan kredibilitas di bidang infrastruktur digital dan konektivitas yang andal, Telkom juga menghadirkan Telkom AI Center of Excellence, Inisiatif yang menjadi wadah strategis Telkom Solution dalam memperkuat ekosistem kecerdasan buatan nasional dan memastikan implementasi AI berjalan terarah serta berkelanjutan yang dibangun di atas empat pilar utama: AI Campus sebagai ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi; AI Playground yang menyediakan area eksplorasi dan pengujian inovasi; AI Connect yang mengharmonisasi kolaborasi antarpraktisi, startup, dan pelaku bisnis; serta AI Hub yang berfokus pada akselerasi penciptaan solusi AI yang nyata bagi berbagai industri.

Baca Juga :  Serapan Anggaran 94,9 Persen, Kemkomdigi Perkuat Akses Digital di Wilayah 3T

Melalui empat pilar ini, Telkom berkomitmen menghadirkan ekosistem AI yang holistik, terintegrasi, dan memberikan dampak nyata bagi transformasi digital Indonesia.

Melalui rangkaian solusi digital yang komprehensif dan relevan, Telkom melalui Telkom Solution mendukung kebutuhan transformasi digital lintas sektor dan industri. Inovasi tersebut diharapkan dapat menjadi kekuatan ekonomi baru sekaligus memperkuat ekosistem digital Indonesia yang berdaulat dan berkelanjutan.

Lebih lanjut Veranita juga mengajak audiens untuk meningkatkan partisipasi aktif dalam menjaga kedaulatan digital di Indonesia. “Sebagai individu, pelaku industri dan anak bangsa, kita harus memastikan Indonesia tidak hanya menjadi pasar bagi teknologi global, tetapi kita perlu menjadi bangsa yang menentukan arah dan masa depannya sendiri. Inilah momentum penting untuk mewujudkan agenda Indonesia Emas 2045,” tutup Veranita.

Editor: Diki

Berita Terkait

KPK Pulihkan Rp1,53 Triliun Aset Negara Sepanjang 2025
Pengunduran Diri Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan
Direktur Utama BEI Mengundurkan Diri Pasca IHSG Melemah
Citilink Gantikan Garuda di Rute Tanjungpinang–Jakarta
Indonesia Dukung Peta Jalan Pariwisata ASEAN 2026–2030
OJK Tegaskan Komitmen Perkuat Transparansi dan Integritas Pasar Modal
BEI Bekukan Perdagangan Saham akibat IHSG Anjlok 8%
Progres Besar: 16.294 Huntara Kini Masuk Tahap Percepatan Pembangunan
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:41 WIB

KPK Pulihkan Rp1,53 Triliun Aset Negara Sepanjang 2025

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:34 WIB

Direktur Utama BEI Mengundurkan Diri Pasca IHSG Melemah

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:56 WIB

Citilink Gantikan Garuda di Rute Tanjungpinang–Jakarta

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:32 WIB

Indonesia Dukung Peta Jalan Pariwisata ASEAN 2026–2030

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:03 WIB

OJK Tegaskan Komitmen Perkuat Transparansi dan Integritas Pasar Modal

Berita Terbaru

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pemulihan aset negara (asset recovery) sepanjang 2025. Foto: Dok KPK

Nasional

KPK Pulihkan Rp1,53 Triliun Aset Negara Sepanjang 2025

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:41 WIB

Gusti Yenosa atau Oca, kembali terpilih sebagai Ketua IJTI Kepri periode 2026–2030, dalam pemilihan demokratis di Hotel Pelangi Tanjungpinang, Jumat (30/1/2026). Foto: Istimewa

Daerah

Oca Terpilih Pimpin IJTI Kepri Periode 2026–2030

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:30 WIB