Amsakar Dorong Perusahaan Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Sabtu, 27 Desember 2025 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatihan sertifikasi tenaga kerja, waktu lalu. Foto: Istimewa

Pelatihan sertifikasi tenaga kerja, waktu lalu. Foto: Istimewa

Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan pentingnya peran perusahaan dalam memprioritaskan tenaga kerja lokal. Menurutnya, persoalan ketenagakerjaan bukan semata soal ketersediaan lapangan kerja, tetapi juga ketidaksesuaian antara kebutuhan industri dan kompetensi pencari kerja.

Amsakar menyoroti besarnya jumlah penduduk usia produktif yang belum diiringi dengan penyerapan tenaga kerja secara optimal. Kondisi ini membuat persaingan kerja semakin ketat dan berdampak pada meningkatnya angka pengangguran.

“Kalau usia produktifnya besar tapi kompetensinya kurang, ya tidak bisa terserap. Maka pelatihan dan sertifikasi ini wajib,” tegas Amsakar.

Ia menilai peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan sertifikasi merupakan solusi paling realistis untuk menjawab tantangan tersebut. Namun, upaya ini tidak bisa dibebankan kepada pemerintah semata.

Baca Juga :  Isu Data Pengguna Instagram Bocor, Kemkomdigi Minta Kejelasan Meta

Menurut Amsakar, kolaborasi antarpemangku kepentingan menjadi kunci. Pemerintah, perusahaan, lembaga pelatihan, dan industri harus bergerak bersama untuk menekan angka pengangguran.

Sebagai langkah konkret, Amsakar mengungkapkan bahwa pihaknya telah berdialog dengan para HRD dari sekitar 30 perusahaan. Dialog tersebut bertujuan memastikan kebutuhan keterampilan industri benar-benar selaras dengan program pelatihan yang disiapkan pemerintah.

Selain itu, Pemko Batam juga mendorong perusahaan, termasuk melalui mekanisme Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA), agar membuka ruang lebih besar bagi tenaga kerja lokal.

“Kita dorong perusahaan menyerap minimal 10–15 persen tenaga kerja dari masyarakat tempatan. Latih sebanyak-banyaknya, sertifikasi sebanyak-banyaknya. Sinergi harus jadi budaya kita,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemko Batam Prioritaskan Pelebaran Jembatan Golden Prawn Bengkong pada 2027

Amsakar juga menyoroti masih adanya perusahaan yang mengandalkan jalur PJTKI dalam proses rekrutmen. Menurutnya, pola tersebut sudah tidak relevan mengingat kualitas sumber daya manusia Batam kini semakin siap dan kompeten.

“Ke depan, rekrutmen melalui PJTKI tidak harus menjadi prioritas. Berikan ruang lebih besar bagi tenaga kerja lokal,”  katanya.

Ia optimistis, konsistensi dalam pelatihan, sertifikasi, serta kolaborasi lintas lembaga akan memperkuat daya saing tenaga kerja Batam.

“Kalau ini kita jalankan bersama, Batam akan menjadi kota yang hebat,” tutup Amsakar.

 

Editor: Rega

Berita Terkait

Dikubur di Belakang Rumah, Pembunuh Perempuan Muda di Lingga Ditangkap
OJK Denda Indosaku Rp875 Juta akibat Pelanggaran Penagihan
Imigrasi Tangkap 210 WNA Pelaku Scam Investasi Daring di Batam
Kantor Imigrasi Batam Deportasi 24 WN Tiongkok Usai Operas di Marina City
Ketua Dewan Pers Ajak Publik Utamakan Informasi Berkualitas di Era Media Sosial
Triwulan I 2026, Investasi Batam Melonjak Lebih dari 100 Persen
Pemko dan BP Batam Dorong Gema Batam ASRI di Tanjung Banon
Indra Prameswara Angkat Legenda Pulau Putri di Kostum Putri Indonesia 2026
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:36 WIB

Dikubur di Belakang Rumah, Pembunuh Perempuan Muda di Lingga Ditangkap

Senin, 11 Mei 2026 - 10:09 WIB

OJK Denda Indosaku Rp875 Juta akibat Pelanggaran Penagihan

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:43 WIB

Imigrasi Tangkap 210 WNA Pelaku Scam Investasi Daring di Batam

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:19 WIB

Kantor Imigrasi Batam Deportasi 24 WN Tiongkok Usai Operas di Marina City

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:23 WIB

Ketua Dewan Pers Ajak Publik Utamakan Informasi Berkualitas di Era Media Sosial

Berita Terbaru