Amsakar Dorong Perusahaan Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Sabtu, 27 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatihan sertifikasi tenaga kerja, waktu lalu. Foto: Istimewa

Pelatihan sertifikasi tenaga kerja, waktu lalu. Foto: Istimewa

Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan pentingnya peran perusahaan dalam memprioritaskan tenaga kerja lokal. Menurutnya, persoalan ketenagakerjaan bukan semata soal ketersediaan lapangan kerja, tetapi juga ketidaksesuaian antara kebutuhan industri dan kompetensi pencari kerja.

Amsakar menyoroti besarnya jumlah penduduk usia produktif yang belum diiringi dengan penyerapan tenaga kerja secara optimal. Kondisi ini membuat persaingan kerja semakin ketat dan berdampak pada meningkatnya angka pengangguran.

“Kalau usia produktifnya besar tapi kompetensinya kurang, ya tidak bisa terserap. Maka pelatihan dan sertifikasi ini wajib,” tegas Amsakar.

Ia menilai peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan sertifikasi merupakan solusi paling realistis untuk menjawab tantangan tersebut. Namun, upaya ini tidak bisa dibebankan kepada pemerintah semata.

Baca Juga :  Batam Solidarity AirShow 2025, Meriahkan HJB ke-196

Menurut Amsakar, kolaborasi antarpemangku kepentingan menjadi kunci. Pemerintah, perusahaan, lembaga pelatihan, dan industri harus bergerak bersama untuk menekan angka pengangguran.

Sebagai langkah konkret, Amsakar mengungkapkan bahwa pihaknya telah berdialog dengan para HRD dari sekitar 30 perusahaan. Dialog tersebut bertujuan memastikan kebutuhan keterampilan industri benar-benar selaras dengan program pelatihan yang disiapkan pemerintah.

Selain itu, Pemko Batam juga mendorong perusahaan, termasuk melalui mekanisme Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA), agar membuka ruang lebih besar bagi tenaga kerja lokal.

“Kita dorong perusahaan menyerap minimal 10–15 persen tenaga kerja dari masyarakat tempatan. Latih sebanyak-banyaknya, sertifikasi sebanyak-banyaknya. Sinergi harus jadi budaya kita,” ujarnya.

Baca Juga :  Kepri Masih Jadi Jalur Transit Narkotika Internasional

Amsakar juga menyoroti masih adanya perusahaan yang mengandalkan jalur PJTKI dalam proses rekrutmen. Menurutnya, pola tersebut sudah tidak relevan mengingat kualitas sumber daya manusia Batam kini semakin siap dan kompeten.

“Ke depan, rekrutmen melalui PJTKI tidak harus menjadi prioritas. Berikan ruang lebih besar bagi tenaga kerja lokal,”  katanya.

Ia optimistis, konsistensi dalam pelatihan, sertifikasi, serta kolaborasi lintas lembaga akan memperkuat daya saing tenaga kerja Batam.

“Kalau ini kita jalankan bersama, Batam akan menjadi kota yang hebat,” tutup Amsakar.

 

Editor: Rega

Berita Terkait

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya
Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah
Warga Batam Disebut Berada di Penampungan Kamboja, Pemko Turun Tangan
XLSMART Perkuat Konektivitas Global Indonesia Lewat CANDLE Cable System
Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen
Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam
Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat
Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:54

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya

Sabtu, 12 September 2026 - 21:43

Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah

Sabtu, 12 September 2026 - 21:32

Warga Batam Disebut Berada di Penampungan Kamboja, Pemko Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 21:18

XLSMART Perkuat Konektivitas Global Indonesia Lewat CANDLE Cable System

Jumat, 11 September 2026 - 20:54

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06