Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menekankan pada penguatan kualitas pelayanan dan pengamanan Natal dan Tahun Baru 2025/2026.
Dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Lilin Seligi 2025 yang digelar di Gedung Lancang Kuning Polda Kepulauan Riau, Batam, Kamis (18/12/2025), Gubernur Ansar menyatakan bahwa pengamanan Natal dan Tahun Baru merupakan agenda rutin tahunan.
“Oleh karena itu, evaluasi menyeluruh selalu dilakukan setiap selesai pelaksanaan Nataru sebagai bahan perbaikan ke depan,” kata dia.
Ansar mengingatkan pentingnya kegiatan rutin pada malam Natal, khususnya di kabupaten dan kota, untuk memastikan umat Kristiani dapat melaksanakan ibadah dengan aman dan nyaman.
“Kehadiran kita di lapangan menjadi bentuk nyata jaminan rasa aman bagi saudara-saudara kita yang merayakan Natal,” ujarnya.
Dalam menghadapi perayaan Natal dan malam pergantian tahun, Ansar juga meminta dinas pariwisata bersama para pemangku kepentingan untuk melakukan pengawasan kegiatan perayaan. Ia mengimbau agar perayaan Tahun Baru tidak dilakukan secara berlebihan, namun tetap berlangsung aman dan tertib.
Ansar turut mengungkapkan lonjakan signifikan kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepulauan Riau menjelang akhir tahun. Rata-rata kunjungan mencapai 170 ribu wisatawan per bulan, meningkat menjadi 200 ribu pada November, dan diperkirakan menembus 270 ribu kunjungan pada akhir Desember 2025.
Terkait ketersediaan bahan pokok, Ansar Ahmad memastikan stok sembako dalam kondisi aman. Bulog menjamin pasokan beras mencukupi untuk beberapa bulan ke depan, termasuk 10 ribu ton beras premium dari distributor serta beras lokal dari Karawang dan Tegal.
“Stok diperkirakan cukup hingga melewati Idulfitri. Kita juga ingin mendorong masyarakat secara bertahap mengonsumsi beras SPHP,” pesan Ansar.
Untuk kawasan pariwisata seperti Lagoi dan wilayah lainnya, Ansar menjelaskan adanya keringanan dari Bea Cukai untuk kebutuhan sehari-hari. Batam sebagai kawasan FTZ dan Bintan non-FTZ telah memperoleh izin impor, sehingga diharapkan distribusi kebutuhan pokok tetap stabil, termasuk untuk wilayah non-FTZ dan pulau-pulau di Kepulauan Riau.
Adapun rapat ini menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah seluruh unsur terkait dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Kepulauan Riau.
Rapat koordinasi ini turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Kepri Imam Setiawan, Kapolda Kepri Asep Safrudin, Kajati Kepri J. Devy Sudarso, Kabinda Kepulauan Riau Bonar Panjaitan, Dankoarmada I Berkat Widjanarko, Danrem 033/WP yang diwakili Achmad Marzuki, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Bupati Bintan Roby Kurniawan, Bupati Karimun Ing Iskandarsyah, Bupati Lingga Muhammad Nizar, Wakil Bupati Natuna Jarmin, perwakilan Wali Kota Batam Heriman HK, Pj Sekda Provinsi Kepulauan Riau Luki Zaiman Prawira, para kepala OPD, pimpinan instansi vertikal, serta unsur organisasi dan lembaga di Provinsi Kepulauan Riau.
Editor: Yuli






