Batam Perketat Pengawasan Penambangan Pasir di Jalur Menuju Bandara Hang Nadim

Selasa, 5 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Diskominfo Batam Rudi Panjaitan. Foto: Humas Diskominfo Batam

Kepala Diskominfo Batam Rudi Panjaitan. Foto: Humas Diskominfo Batam

Pemerintah Kota Batam menegaskan komitmen mengawasi penambangan pasir di Nongsa, terutama di sekitar akses menuju Bandara Internasional Hang Nadim.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan pemerintah memperketat pengawasan dan memberi teguran untuk menjaga lingkungan serta memastikan tata kelola kawasan strategis sesuai aturan.

“Langkah ini murni untuk menjaga ketertiban dan kepentingan umum. Kami memastikan Batam berkembang dengan tata ruang tertib dan lingkungan terjaga,” ujar Rudi, Senin (4/5/2026).

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, sebelumnya menegur langsung penambang yang diduga melakukan aktivitas ilegal di bahu jalan. Pemerintah mengambil langkah itu sebagai bentuk pengawasan terhadap kegiatan yang berpotensi merusak lingkungan dan infrastruktur kota.

Baca Juga :  Wings Air Buka Rute Langsung Batam–Pangkalpinang, Mobilitas dan Ekonomi Makin Terkoneksi

Aktivitas pengorekan pasir di kawasan tersebut menjadi perhatian karena dapat merusak ekosistem, mengganggu estetika, serta membahayakan akses menuju objek vital nasional, Bandara Hang Nadim.

Tokoh masyarakat, Paulus Lein, mendukung penertiban tersebut dan meminta warga tidak salah menafsirkan kebijakan pemerintah.

“Ini penegakan aturan. Batam kota multikultural yang menjunjung toleransi. Jangan sampai menimbulkan kesalahpahaman,” kata Paulus.

Baca Juga :  Amsakar Tekankan Skala Prioritas Pembangunan di Musrenbang Batamkota

Ia juga mengajak tokoh masyarakat, tokoh adat, dan pemuka publik untuk aktif memberi edukasi kepada warga demi menjaga harmoni sosial.

Pemerintah Kota Batam mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi informasi yang belum jelas. Pemko juga membuka ruang dialog, namun tetap menegakkan aturan demi keamanan warga.

Pemerintah berharap pengawasan ini memastikan pemanfaatan lahan di Batam berjalan sesuai tata ruang dan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Editor: Rega

Berita Terkait

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen
Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam
Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat
Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD
Batam Raih Penghargaan Nasional Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi
Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Seminar, Diskusi, dan Lokakarya
PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Pemko Genjot Potensi Ekonomi
Ekonomi Batam Tumbuh 6,76 Persen, Investasi Tembus Rp69,3 Triliun

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:54

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen

Jumat, 11 September 2026 - 20:45

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Kamis, 10 September 2026 - 21:28

Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat

Kamis, 10 September 2026 - 21:15

Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD

Kamis, 10 September 2026 - 21:00

Batam Raih Penghargaan Nasional Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi

Berita Terbaru

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri latihan penanganan pasca-force down Koopsudnas Tahun Anggaran 2026 di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Jumat (11/9/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:45