Batam Perketat Pengawasan Penambangan Pasir di Jalur Menuju Bandara Hang Nadim

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Diskominfo Batam Rudi Panjaitan. Foto: Humas Diskominfo Batam

Kepala Diskominfo Batam Rudi Panjaitan. Foto: Humas Diskominfo Batam

Pemerintah Kota Batam menegaskan komitmen mengawasi penambangan pasir di Nongsa, terutama di sekitar akses menuju Bandara Internasional Hang Nadim.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan pemerintah memperketat pengawasan dan memberi teguran untuk menjaga lingkungan serta memastikan tata kelola kawasan strategis sesuai aturan.

“Langkah ini murni untuk menjaga ketertiban dan kepentingan umum. Kami memastikan Batam berkembang dengan tata ruang tertib dan lingkungan terjaga,” ujar Rudi, Senin (4/5/2026).

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, sebelumnya menegur langsung penambang yang diduga melakukan aktivitas ilegal di bahu jalan. Pemerintah mengambil langkah itu sebagai bentuk pengawasan terhadap kegiatan yang berpotensi merusak lingkungan dan infrastruktur kota.

Baca Juga :  Kemenhub Apresiasi Pemko Batam Perkuat Transportasi Publik

Aktivitas pengorekan pasir di kawasan tersebut menjadi perhatian karena dapat merusak ekosistem, mengganggu estetika, serta membahayakan akses menuju objek vital nasional, Bandara Hang Nadim.

Tokoh masyarakat, Paulus Lein, mendukung penertiban tersebut dan meminta warga tidak salah menafsirkan kebijakan pemerintah.

“Ini penegakan aturan. Batam kota multikultural yang menjunjung toleransi. Jangan sampai menimbulkan kesalahpahaman,” kata Paulus.

Baca Juga :  Pemko Batam Dorong Keamanan Siber Lewat Kolaborasi Pentahelix

Ia juga mengajak tokoh masyarakat, tokoh adat, dan pemuka publik untuk aktif memberi edukasi kepada warga demi menjaga harmoni sosial.

Pemerintah Kota Batam mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi informasi yang belum jelas. Pemko juga membuka ruang dialog, namun tetap menegakkan aturan demi keamanan warga.

Pemerintah berharap pengawasan ini memastikan pemanfaatan lahan di Batam berjalan sesuai tata ruang dan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Editor: Rega

Berita Terkait

Pemko Batam Evaluasi Kebakaran Saat Gotong Royong di Tanjung Uncang
Pemko Batam Tuntaskan Penataan Honorer, Belanja Pegawai Jadi Tantangan Baru
BP Batam Rangkul Mahasiswa Bahas Isu Strategis Pembangunan Batam
Kinerja Investasi dan Logistik Menguat, Plh. Kepala BP Batam: Batam Penggerak Ekonomi Kawasan
Data Center Batam Telkom Penuh Sebelum Beroperasi, NeutraDC Tambah Kapasitas
Batam Sambut 22 Atase Pertahanan dari 19 Negara Sahabat
Air Keruh di Tiban, BP Batam Lakukan Flushing Jaringan
Direct Call TPK Batu Ampar Melonjak 212 Persen, Perkuat Posisi Batam di Jalur Logistik Internasional
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:37 WIB

Pemko Batam Evaluasi Kebakaran Saat Gotong Royong di Tanjung Uncang

Senin, 8 Juni 2026 - 21:16 WIB

Pemko Batam Tuntaskan Penataan Honorer, Belanja Pegawai Jadi Tantangan Baru

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:39 WIB

BP Batam Rangkul Mahasiswa Bahas Isu Strategis Pembangunan Batam

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kinerja Investasi dan Logistik Menguat, Plh. Kepala BP Batam: Batam Penggerak Ekonomi Kawasan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 04:57 WIB

Data Center Batam Telkom Penuh Sebelum Beroperasi, NeutraDC Tambah Kapasitas

Berita Terbaru