Inflasi Kepri Desember 2025 Masih Terkendali, Harga Pangan dan Emas Jadi Pemicu

Selasa, 6 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Emas jadi pemicu inflasi Kepri Desember 2025. Foto: Metroposid

Emas jadi pemicu inflasi Kepri Desember 2025. Foto: Metroposid

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa Indeks Harga Konsumen (IHK) Kepri naik 1,14% secara bulanan (mtm), lebih tinggi dari 0,23% pada November. Secara tahunan (yoy), inflasi Kepri mencapai 3,47%, meningkat dari 3,00% pada bulan sebelumnya.

Plh Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kepri, Ardhienus, mengatakan bahwa tiga kabupaten/kota Batam, Tanjungpinang, dan Karimun masih berhasil menjaga inflasi.

“Inflasi bulanan tercatat 1,14% di Batam, 1,28% di Tanjungpinang, dan 0,92% di Karimun. Inflasi tahunan berada pada kisaran 2,72%–3,68%. Data ini menunjukkan bahwa Kepri berhasil menjaga inflasi sepanjang 2025 dalam rentang sasaran,” ujarnya.

Ardhienus menjelaskan, kenaikan inflasi Desember terutama terjadi karena naiknya harga kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,91% (mtm) dengan andil 0,85%.

Baca Juga :  PLN Batam Salurkan Bantuan Kemanusiaan Tahap 2 untuk Korban Banjir di Sumatra

“Harga cabai rawit, daging ayam ras, dan cabai merah naik karena pasokan terbatas akibat bencana hidrometeorologi di sentra penghasil pangan Sumatera bagian utara, sekaligus permintaan meningkat menjelang Natal dan Tahun Baru,” jelasnya.

Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami inflasi 1,63% (mtm) dengan andil 0,12%, terutama karena harga emas naik di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Sementara itu, kelompok transportasi mencatat inflasi 1,13% (mtm) dengan andil 0,16%, karena mobilitas masyarakat meningkat dan kegiatan MICE berlangsung, meski sebagian kenaikan tertahan oleh periode diskon transportasi.

Ardhienus menekankan, koordinasi erat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di provinsi dan kabupaten/kota membantu mengendalikan inflasi.

Baca Juga :  Berkonsep Moderen MAXOME Ramaikan Hotel di Batam

Menjelang Januari 2026, Ardhienus memperingatkan bahwa tren kenaikan harga emas dunia dan normalisasi tarif angkutan laut setelah diskon transportasi dapat mendorong inflasi. Sementara itu, normalisasi permintaan pangan pasca Natal dan Tahun Baru serta penurunan harga BBM non-subsidi per 1 Januari 2026 menahan laju inflasi.

BI bersama TPID akan terus memperkuat sinergi untuk menjaga stabilitas harga. Kami meningkatkan produksi pangan, menggelar pasar murah, memperkuat KAD, dan mengoordinasikan pengendalian inflasi agar Kepri mampu mempertahankan inflasi 2026 di rentang sasaran 2,5% ± 1%.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Ansar Dorong Percepatan Cek Kesehatan Gratis di Kepri
Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC
Wamenkes Tinjau CKG dan Pemeriksaan TB di Posyandu Kencana
Ansar Rotasi Tiga Pejabat Eselon II Pemprov Kepri
Labkesmas Kepri Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kesehatan Masyarakat
Pemprov Kepri dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS APBD 2026
Wagub Kepri Dorong Bank Mandiri Perkuat Ekosistem Ekonomi Daerah
Diskominfo Kepri Perkuat Kekompakan Pegawai Lewat Capacity Building

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 22:13

Ansar Dorong Percepatan Cek Kesehatan Gratis di Kepri

Sabtu, 12 September 2026 - 22:06

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Kamis, 10 September 2026 - 21:47

Ansar Rotasi Tiga Pejabat Eselon II Pemprov Kepri

Rabu, 9 September 2026 - 19:17

Labkesmas Kepri Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kesehatan Masyarakat

Selasa, 8 September 2026 - 21:31

Pemprov Kepri dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS APBD 2026

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06