Investasi Batam Capai 66 Persen dari Target Tahunan

Sabtu, 6 Desember 2025 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BP Batam Amsakar Achmad. (ist)

Kepala BP Batam Amsakar Achmad. (ist)

Batam, metroposid.com: Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa perhatian pemerintah pusat terhadap Batam semakin menguat, seiring hadirnya sejumlah regulasi baru yang ditujukan untuk mendorong pertumbuhan kawasan tersebut. Ia menyebut terbitnya PP 25, PP 28, hingga PP 47 Tahun 2025 sebagai bukti konkret dukungan pusat.

“Dalam sembilan bulan, tiga sampai empat PP lahir untuk Batam. Ini bukan kebetulan,” ujar Amsakar, Sabtu (6/12/2025).

Menurutnya, perhatian itu juga terlihat dari intensitas komunikasi antara BP Batam dan pemerintah pusat, serta tingginya kunjungan pejabat tinggi ke Batam. “Sepertiga menteri sudah datang ke Batam. Ini modal yang tidak dimiliki semua daerah,” katanya.

Baca Juga :  Survei Pengembangan Pedestrian Harbour Bay–Nagoya, Dorong Destinasi Wisata dan UMKM

Amsakar menambahkan, iklim investasi Batam terus menunjukkan tren positif. Hingga triwulan II 2025, realisasi investasi telah mencapai 66 persen dari target sepanjang tahun. Capaian tersebut dinilai sebagai bukti meningkatnya kepercayaan investor terhadap stabilitas dan prospek Batam.

“Kita semua harus ikut menggaungkan Batam sebagai tujuan investasi,” ujarnya.

Meski demikian, Amsakar mengingatkan bahwa Batam harus tetap waspada terhadap dinamika regional, terutama setelah Singapura dan Johor, Malaysia, membuka Special Economic Zone (SEZ) sejak Januari lalu. Langkah itu diyakini dapat memengaruhi arus barang dan tenaga kerja di kawasan.

Baca Juga :  Amsakar Kukuhkan Pengurus IWAKUSI Batam 2026–2031

“Ini punya dampak langsung ke Batam. Kita harus adaptif,” tegasnya.

Sebagai antisipasi, BP Batam tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis, termasuk penyederhanaan perizinan dan pemberian insentif bagi pelaku usaha.

“Kami ajukan percepatan kebijakan mulai dari Planologi, PKKPRL hingga AMDAL bagi investor. Prinsipnya, jangan biarkan pelaku usaha menunggu lama,” katanya.

 

Editor: Rega

 

Berita Terkait

Gagalkan Penyelundupan LTJ dan Unsur Radioaktif, Kasum TNI Tinjau Barang Bukti di Batam
Diduga Jual Titik MBG Rp400 Juta, Polisi Usut Dugaan Penipuan SPPG di Batam
Satgas PASTI Hentikan Dugaan Penipuan Investasi CANTVR dan YUDIA
Dikubur di Belakang Rumah, Pembunuh Perempuan Muda di Lingga Ditangkap
OJK Denda Indosaku Rp875 Juta akibat Pelanggaran Penagihan
Imigrasi Tangkap 210 WNA Pelaku Scam Investasi Daring di Batam
Kantor Imigrasi Batam Deportasi 24 WN Tiongkok Usai Operas di Marina City
Ketua Dewan Pers Ajak Publik Utamakan Informasi Berkualitas di Era Media Sosial
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 00:39 WIB

Gagalkan Penyelundupan LTJ dan Unsur Radioaktif, Kasum TNI Tinjau Barang Bukti di Batam

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:31 WIB

Diduga Jual Titik MBG Rp400 Juta, Polisi Usut Dugaan Penipuan SPPG di Batam

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:26 WIB

Satgas PASTI Hentikan Dugaan Penipuan Investasi CANTVR dan YUDIA

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:36 WIB

Dikubur di Belakang Rumah, Pembunuh Perempuan Muda di Lingga Ditangkap

Senin, 11 Mei 2026 - 10:09 WIB

OJK Denda Indosaku Rp875 Juta akibat Pelanggaran Penagihan

Berita Terbaru

Menteri PPN/Bappenas RI Rachmat Pambudy didampingi Gubernur Kepri Ansar Ahmad melihat sejumlah produk unggulan UMKM yang dipamerkan di Gedung Dekranasda Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Kamis (28/5/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Pemerintahan

Menteri Bappenas Kagumi Budaya dan Potensi UMKM Kepri

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:41 WIB