Kolaborasi Strategis Badan Bank Tanah dan Kejaksaan Tinggi Kepri Kawal Tanah Negara

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Bank Tanah dan Kejati Kepri menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk menangani persoalan hukum perdata dan tata usaha negara di bidang pertanahan. Foto: Istimewa

Badan Bank Tanah dan Kejati Kepri menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk menangani persoalan hukum perdata dan tata usaha negara di bidang pertanahan. Foto: Istimewa

Badan Bank Tanah dan Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk menangani persoalan hukum perdata dan tata usaha negara di bidang pertanahan. Kerja sama ini memperkuat kepastian hukum dalam pengelolaan tanah negara.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat, menyatakan lembaganya sudah memperoleh dan mengelola lahan seluas 34.767,05 hektare di berbagai wilayah. Badan Bank Tanah memanfaatkan lahan tersebut untuk pembangunan infrastruktur, kepentingan sosial, layanan publik, pengembangan kawasan, dan pemerataan pembangunan nasional.

Hakiki menegaskan setiap proses pengelolaan tanah membutuhkan kepastian hukum, tata kelola yang kuat, dan mitigasi risiko sejak awal. Karena itu, Badan Bank Tanah menggandeng Kejati Kepri untuk memperkuat pendampingan dan perlindungan hukum.

Baca Juga :  570 CPNS Kepri Lulus Latsar, Siap Mengabdi dan Layani Masyarakat

Hakiki menilai MoU ini memberi dasar konkret bagi pendampingan hukum di setiap tahapan kerja. Melalui kerja sama ini, kedua pihak dapat mencegah sengketa dan mempercepat penyelesaian persoalan hukum pertanahan.

Kepala Kejati Kepri, J. Devy Sudarso, menyambut langsung inisiatif kerja sama tersebut. Ia menegaskan kejaksaan siap memberi dukungan hukum dan pengamanan kelembagaan di sektor pertanahan.

Menurut Devy, kolaborasi ini mendorong pelayanan publik yang bersih, transparan, dan akuntabel, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Kesiapsiagaan Darurat SPBU Lewat Simulasi di Aceh Besar

Dev menyoroti posisi strategis wilayah Kepulauan Riau yang berbatasan dengan negara tetangga dan menjadi pusat industri, perdagangan, investasi, pariwisata, serta kemaritiman. Pertumbuhan pesat di Batam, Bintan, dan Karimun meningkatkan kebutuhan lahan yang legal dan terencana.

Ia menegaskan berbagai persoalan seperti tumpang tindih lahan, kawasan hutan, HPL, wilayah pesisir, pulau kecil, serta kebutuhan investasi menuntut tata kelola yang terintegrasi dan pasti secara hukum.

Melalui MoU ini, kedua lembaga meningkatkan koordinasi, memberi pendampingan hukum aktif, dan mengawal pengelolaan tanah negara agar berjalan profesional, aman, dan berkelanjutan.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Ansar Terima Kunjungan Ketua Pengadilan Tinggi Kepri, Lepas Ahmad Shalihin Bertugas ke Lampung
Pemprov Kepri Ajukan Ranperda Peternakan untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Selvi Ananda Kunjungi LPKA Batam, Pastikan Anak Binaan Dapat Bekal Masa Depan
Firmansyah Tekankan Proyek Perubahan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Posyandu Kepri Bertransformasi, Layani Enam Bidang SPM hingga Wilayah Terluar
Ansar Ajukan KUA-PPAS APBD Kepri 2027, Fokus Dorong Ekonomi dan Percepat Pembangunan
Pertamina Turunkan Harga Bright Gas di Sumbagut, Batam FTZ Kini Mulai Rp97 Ribu
Pemprov Kepri Matangkan Peringatan Hari Anak Nasional 2026, Selvi Ananda Dijadwalkan Hadir
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 03:05 WIB

Ansar Terima Kunjungan Ketua Pengadilan Tinggi Kepri, Lepas Ahmad Shalihin Bertugas ke Lampung

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:54 WIB

Pemprov Kepri Ajukan Ranperda Peternakan untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:11 WIB

Selvi Ananda Kunjungi LPKA Batam, Pastikan Anak Binaan Dapat Bekal Masa Depan

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:39 WIB

Firmansyah Tekankan Proyek Perubahan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:29 WIB

Posyandu Kepri Bertransformasi, Layani Enam Bidang SPM hingga Wilayah Terluar

Berita Terbaru