Batam, metroposid.com: Badan Pengusahaan (BP) Batam resmi meluncurkan aplikasi Manajemen Talenta Batam (MANTAB), sebuah platform digital yang dirancang untuk mempercepat dan merapikan proses perekrutan tenaga kerja.
Aplikasi MANTAB disertai demo pengisian data serta penyerahan Apresiasi Nota Komitmen Perekrutan 55.375 tenaga kerja dari 26 industri baru yang siap berinvestasi dalam tiga tahun mendatang. Komitmen besar ini menjadi sinyal kuatnya kolaborasi dunia usaha dalam menyerap tenaga kerja lokal.
Pertumbuhan investasi di Batam terus meroket. Hingga triwulan III tahun ini, realisasi investasi telah mencapai Rp54,7 triliun atau 91 persen dari target. Namun di balik capaian impresif tersebut, kebutuhan tenaga kerja terampil masih menjadi pekerjaan rumah.
Tingkat pengangguran terbuka saat ini berada di angka 7,68 persen, atau sekitar 50–51 ribu orang. Kondisi inilah yang mendorong BP Batam mempercepat inovasi di sektor ketenagakerjaan.
Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas SDM agar Batam tetap menjadi magnet investasi.
“MANTAB dirancang untuk membuka akses tenaga kerja lokal terhadap peluang industri. Proses rekrutmen menjadi lebih cepat, terarah, dan berbasis kompetensi,” ujar luncuran aplikasi dilakukan bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra di Ruang Balairung Sari, Senin (8/12/2025).
Aplikasi ini memungkinkan pencari kerja membuat profil lengkap berisi keahlian, pengalaman, dan sertifikasi. Perusahaan pun dapat mencari kandidat yang paling sesuai melalui sistem pencocokan otomatis.
Diperkuat Teknologi IoT dan AI
Tidak sekadar platform lowongan kerja, MANTAB dibekali teknologi Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) untuk mencocokkan kompetensi pelamar dengan kebutuhan industri. Proses seleksi menjadi lebih transparan, efisien, dan terstandar.
Deputi Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, menyebut momentum peluncuran MANTAB sangat tepat. Dengan 1.900 perusahaan aktif, 31 kawasan industri, dan 135 galangan kapal, kebutuhan SDM berkualitas terus meningkat.
“Investasi naik, ekonomi tumbuh, tetapi tenaga kerja lokal belum sepenuhnya siap memenuhi kebutuhan industri. Paradoks ini yang kini kita pecahkan,” tegas Fary.
Skema Sertifikasi untuk Perkuat Daya Saing
BP Batam juga bekerja sama dengan perguruan tinggi dalam penyediaan sertifikasi nasional dan internasional. Tujuannya jelas: memastikan lulusan lokal mampu bersaing di pasar kerja global, terutama di sektor teknologi dan manufaktur berteknologi tinggi.
Peluang Baru, Masa Depan Baru
Dengan hadirnya MANTAB, BP Batam ingin memastikan pertumbuhan investasi bukan sekadar angka statistik, tetapi benar-benar membuka jalan bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan yang layak dan berkelanjutan.
MANTAB diharapkan menjadi tonggak baru bagi Batam, bukan hanya sebagai pusat investasi, tetapi juga sebagai kota yang memberi masa depan lebih cerah bagi tenaga kerja lokal.
Editor: Rega






