Pemprov Kepri dan BPOM RI Perkuat Pencegahan Penyalahgunaan Obat Tertentu

Senin, 25 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Kepala BPOM RI Taruna Ikrarmenandatangani naskah hibah tanah Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kepada BPOM RI serta penandatanganan komitmen bersama pencegahan penyalahgunaan obat-obatan tertentu. Foto: Diskominfo Kepri

Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Kepala BPOM RI Taruna Ikrarmenandatangani naskah hibah tanah Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kepada BPOM RI serta penandatanganan komitmen bersama pencegahan penyalahgunaan obat-obatan tertentu. Foto: Diskominfo Kepri

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama BPOM RI menggelar Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obatan Tertentu (OOT) di Balairung Wan Seri Beni, Dompak, Senin (25/5/2026) malam. Kegiatan ini memperkuat komitmen bersama dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan obat.

Kegiatan diikuti sekitar 400 peserta secara luring dan daring dari unsur pemerintah, aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, akademisi, organisasi masyarakat, pelajar, mahasiswa, hingga media massa.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menegaskan posisi strategis Kepri di jalur perdagangan internasional membawa peluang ekonomi sekaligus ancaman kejahatan lintas negara, termasuk peredaran obat-obatan tertentu.

“Kepri berada di jalur strategis dunia. Ini menjadi kekuatan ekonomi, tetapi juga membuka kerawanan kejahatan lintas negara,” kata Ansar.

Baca Juga :  Ansar Ingatkan Perusahaan Kepri, K3 Menyangkut Nyawa Pekerja

Ansar menyebut pertumbuhan ekonomi Kepri yang mencapai 6,94 persen pada 2025 harus dibarengi perlindungan terhadap generasi muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan obat.

“Kalau generasi muda rusak, produktivitas menurun dan masa depan bangsa ikut terancam,” tegasnya.

Keluarga Jadi Garda Terdepan

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, menekankan pentingnya peran keluarga dalam mencegah penyalahgunaan obat.

Menurutnya, remaja menjadi kelompok rentan karena tingginya rasa ingin tahu, pengaruh lingkungan, dan rendahnya literasi terkait obat-obatan tertentu.

“Edukasi dan penguatan keluarga sangat penting untuk melindungi remaja,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan mental remaja agar tidak mudah terjerumus akibat tekanan sosial, kesepian, maupun perundungan.

Baca Juga :  Pemprov Kepri Targetkan Seluruh SPPG Beroperasi Penuh pada 2026

Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar, mengungkapkan penyalahgunaan obat tertentu sudah berada pada level mengkhawatirkan. BPOM RI, kata dia, baru-baru ini mengungkap peredaran obat tertentu di Banten, Batam, Bandung, dan Semarang.

“Kami menemukan sekitar 1,6 miliar kapsul dan ribuan ton bahan baku obat tertentu. Ini sangat berbahaya bagi generasi muda,” kata Taruna.

BPOM bersama kementerian dan lembaga terkait terus memperkuat edukasi, pengawasan, serta penegakan hukum untuk menekan penyalahgunaan obat-obatan tertentu.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan hibah tanah dari Pemprov Kepri kepada BPOM RI serta komitmen bersama pencegahan penyalahgunaan obat-obatan tertentu.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Wamenkes Tinjau CKG dan Pemeriksaan TB di Posyandu Kencana
Ansar Rotasi Tiga Pejabat Eselon II Pemprov Kepri
Labkesmas Kepri Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kesehatan Masyarakat
Pemprov Kepri dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS APBD 2026
Wagub Kepri Dorong Bank Mandiri Perkuat Ekosistem Ekonomi Daerah
Diskominfo Kepri Perkuat Kekompakan Pegawai Lewat Capacity Building
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Salurkan 5.695 Masker untuk Warga Terdampak Erupsi Sinabung
Kepri-Singapura Perkuat Kerja Sama, Investasi Digital Jadi Fokus

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:26

Wamenkes Tinjau CKG dan Pemeriksaan TB di Posyandu Kencana

Rabu, 9 September 2026 - 19:17

Labkesmas Kepri Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kesehatan Masyarakat

Selasa, 8 September 2026 - 21:31

Pemprov Kepri dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS APBD 2026

Senin, 7 September 2026 - 17:10

Wagub Kepri Dorong Bank Mandiri Perkuat Ekosistem Ekonomi Daerah

Jumat, 4 September 2026 - 20:23

Diskominfo Kepri Perkuat Kekompakan Pegawai Lewat Capacity Building

Berita Terbaru

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri latihan penanganan pasca-force down Koopsudnas Tahun Anggaran 2026 di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Jumat (11/9/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:45