Penyempurnaan Distribusi Data BEI Dorong Aktivitas Pasar

Rabu, 21 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bursa Efek Indonesia (BEI).

Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pasar modal Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan informasi investor. Menjawab lonjakan jumlah investor ritel dan aktivitas perdagangan, Bursa Efek Indonesia (BEI) memperkuat layanan pasar dengan menyempurnakan format distribusi data perdagangan agar lebih relevan, terukur, dan andal sebagai dasar pengambilan keputusan investasi.

BEI mengimplementasikan penyempurnaan distribusi data pada akhir Sesi I sebagai langkah strategis untuk meningkatkan integritas dan efisiensi pasar. Kebijakan ini lahir dari hasil survei pelaku pasar yang menilai data perdagangan sebelumnya hanya tersedia pada akhir hari (end of day/EOD), serta dari evaluasi pasca penutupan kode broker dan domisili pada 2022.

Melalui kebijakan ini, BEI mendistribusikan laporan perdagangan kepada Anggota Bursa tidak hanya pada akhir hari, tetapi juga pada akhir Sesi I. BEI mulai menerapkan kebijakan tersebut pada 23 Agustus 2025 dan menjalankannya secara efektif sejak 25 Agustus 2025.

Baca Juga :  Masuki Tahun ke-17, Kontes Layanan Honda Kepri Perkuat Standar Pelayanan “Satu Hati”

Implementasi ini terbukti mendorong aktivitas transaksi yang lebih merata dan meningkatkan kepercayaan investor. Investor kini dapat mengakses ringkasan data lebih awal, membaca arah pasar pada paruh pertama perdagangan, dan menyusun strategi yang lebih terukur untuk Sesi II. Distribusi data tetap dilakukan melalui Daftar Transaksi Bursa (DTB) Anggota Bursa, dengan nilai tambah berupa percepatan informasi.

Data Januari–November 2025 menunjukkan dampak signifikan dari kebijakan ini. Sebelum implementasi, rata-rata nilai transaksi harian pasar reguler tercatat Rp11,8 triliun. Setelah kebijakan berjalan, angka tersebut melonjak menjadi Rp20,6 triliun per hari atau naik 73,83 persen. Percepatan akses data membuat pelaku pasar lebih percaya diri bertransaksi dengan informasi yang lebih mendekati kondisi aktual.

Porsi transaksi pada Sesi I juga meningkat dari 53,34 persen menjadi 55,89 persen dari total nilai transaksi harian. Kenaikan ini menunjukkan investor memanfaatkan data akhir Sesi I untuk menentukan langkah lanjutan, baik menambah posisi pada Sesi II maupun merealisasikan keuntungan lebih awal.

Baca Juga :  Prabowo Tegaskan Pancasila Jadi Fondasi Transformasi Ekonomi Nasional

Selain itu, selisih kontribusi transaksi antara Sesi I dan Sesi II melebar dari 6,69 persen menjadi 11,78 persen. Kondisi ini mencerminkan pasar yang semakin responsif dan dinamis seiring meningkatnya kualitas dan kecepatan informasi.

Penyempurnaan distribusi data ini memperkuat prinsip keadilan informasi di pasar modal. Akses data yang setara dan mutakhir menekan risiko asimetri informasi serta mendorong likuiditas dan efisiensi pasar. Peningkatan transaksi juga menjadi sinyal positif bagi investor institusi dan global terhadap daya saing pasar modal Indonesia.

Melalui kebijakan ini, BEI menegaskan komitmennya membangun pasar modal yang modern, berintegritas, dan mudah diakses. Penyediaan data yang cepat dan berkualitas menjadi fondasi penting bagi penguatan literasi investasi, perluasan inklusi keuangan, dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Telkomsel Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, Dengarkan Aspirasi Pelanggan di Sumatera
Daihatsu Bawa Rocky e-Smart Hybrid Lebih Dekat ke Masyarakat Batam
BATIC 2026 Perkuat Kolaborasi Digital Asia Pasifik, Hadirkan 2.700 Delegasi dari 67 Negara
Telkomsel Perkuat Jaringan Pacu Jalur 2026, Tebar Promo Spesial
Pegadaian dan Pemkab Sijunjung Perkuat Pengembangan Geopark Ranah Minang Silokek
Presiden Prabowo Apresiasi Pegadaian, Laba Semester I 2026 Capai Rp6,59 Triliun
Santika Anniversary Sale, Rayakan 45 Tahun dengan Diskon Menginap hingga 45 Persen
Fox Hotel Nagoya Batam Resmi Hadir, Perluas Jejak Fox Hotels di Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 19:55

Telkomsel Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, Dengarkan Aspirasi Pelanggan di Sumatera

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:54

Daihatsu Bawa Rocky e-Smart Hybrid Lebih Dekat ke Masyarakat Batam

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:26

BATIC 2026 Perkuat Kolaborasi Digital Asia Pasifik, Hadirkan 2.700 Delegasi dari 67 Negara

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:03

Telkomsel Perkuat Jaringan Pacu Jalur 2026, Tebar Promo Spesial

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:05

Pegadaian dan Pemkab Sijunjung Perkuat Pengembangan Geopark Ranah Minang Silokek

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06