TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Dorong Ruang Digital Aman bagi Anak lewat PP TUNAS

Kamis, 30 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, hadir dalam wisuda Telkom University, Bandung, Sabtu (25/4/2026). Foto: Istimewa

Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, hadir dalam wisuda Telkom University, Bandung, Sabtu (25/4/2026). Foto: Istimewa

Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, menegaskan pentingnya literasi digital, etika teknologi, dan kolaborasi untuk menciptakan ruang digital aman bagi generasi muda. Ia menyampaikan hal itu dalam wisuda Telkom University, Bandung, Sabtu (25/4/2026).

Ia menegaskan kebijakan tersebut sejalan dengan PP Nomor 17 Tahun 2025 tentang pelindungan anak di ruang digital (PP TUNAS).


Meutya menegaskan lulusan tidak hanya membawa gelar, tetapi juga tanggung jawab membangun ekosistem digital yang sehat dan adil.

“Jangan hanya ikut arus digitalisasi. Ambil peran sebagai penggerak yang menciptakan nilai,” ujarnya.

Baca Juga :  Meutya Hafid Dorong Regulasi Adil antara Media dan Platform Digital

Ia juga mengingatkan ancaman misinformasi dan risiko siber yang terus meningkat. Generasi muda diminta menjadi agen literasi digital.

“Misinformasi adalah tantangan global. Kami butuh generasi muda menjaga kebenaran,” tegasnya.


Telkom Indonesia mendukung kebijakan pemerintah melalui penguatan keamanan digital, perlindungan data pribadi, dan solusi digital yang bertanggung jawab.

Perusahaan juga aktif mengedukasi masyarakat tentang etika digital dan keamanan siber.

Direktur Utama Dian Siswarini menegaskan lulusan harus memiliki integritas, daya juang, dan kepedulian terhadap bangsa.

Baca Juga :  OJK Kembali Gelar Apresiasi Media Massa 2025

“Lulusan bukan sekadar pencari kerja, tetapi agen perubahan,” ujarnya.


Melalui Yayasan Pendidikan Telkom, TelkomGroup membangun ekosistem pendidikan dari dasar hingga perguruan tinggi untuk mencetak talenta unggul.

Pada wisuda ini, Telkom University meluluskan 1.502 mahasiswa dari berbagai jenjang.


Telkom University juga mendeklarasikan pengembangan Safe-AI berbasis human-centric untuk memastikan teknologi tetap berorientasi pada nilai kemanusiaan.

Kolaborasi pemerintah, industri, dan pendidikan menjadi kunci membangun ekosistem digital Indonesia yang aman, inklusif, dan berdaya saing.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Kriyanusa 2026 Jadi Inspirasi, Erlita Dorong Promosi UMKM Batam Perluas Pasar
Erlita Perkuat Tata Kelola PKK, Posyandu, dan Dekranasda Batam
BP Batam-PT Pertamina Perkuat Layanan Aviasi di Hang Nadim
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Borong 40 Penghargaan ENSIA 2026
Kemkomdigi Usulkan Tambahan Anggaran Rp3,23 Triliun untuk PDN dan Tiga Lembaga
OJK Perkuat Pengawasan Bursa Mineral, Henry Rialdi Dilantik Jadi Deputi Komisioner BMKS
Puan Maharani Tekankan Pentingnya Menjaga Ruang Digital Tetap Sehat
Kepri Raih Terbaik II Pengelolaan Sampah, Dapat Insentif Rp1,5 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 14:45

Kriyanusa 2026 Jadi Inspirasi, Erlita Dorong Promosi UMKM Batam Perluas Pasar

Selasa, 22 September 2026 - 17:47

Erlita Perkuat Tata Kelola PKK, Posyandu, dan Dekranasda Batam

Minggu, 20 September 2026 - 12:53

BP Batam-PT Pertamina Perkuat Layanan Aviasi di Hang Nadim

Selasa, 15 September 2026 - 21:53

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Borong 40 Penghargaan ENSIA 2026

Rabu, 2 September 2026 - 00:34

Kemkomdigi Usulkan Tambahan Anggaran Rp3,23 Triliun untuk PDN dan Tiga Lembaga

Berita Terbaru

Sekda Batam, Firmansyah, bersama atlet Batam saat pelepasan atlet Porprov Kepri di Dataran Engku Putri, Batam, Selasa (27/10/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:19