Bank Indonesia mencatat transaksi ekonomi dan keuangan digital tetap tumbuh tinggi pada Januari 2026. Sistem pembayaran yang aman dan andal mendorong volume transaksi digital mencapai 4,79 miliar atau naik 39,65 persen (year on year/yoy).
Aplikasi mobile mencatat pertumbuhan 10,00 persen (yoy), sementara internet banking naik 23,25 persen (yoy). QRIS mencatat lonjakan tertinggi dengan pertumbuhan 131,47 persen (yoy), didorong peningkatan jumlah pengguna dan merchant.
Dari sisi infrastruktur, BI-FAST memproses 455 juta transaksi ritel atau tumbuh 34,41 persen (yoy) dengan nilai Rp1.176 triliun. Sistem BI-RTGS mencatat 0,86 juta transaksi nilai besar atau naik 7,60 persen (yoy) dengan total Rp19.555 triliun.
Sementara itu, Uang Kartal yang Diedarkan (UYD) meningkat 12,41 persen (yoy) menjadi Rp1.267 triliun pada Januari 2026.
Editor: Bibah






