8,3 Ton Ikan Hidup Natuna Tembus Hong Kong, Barantin Perketat Pengawasan

Senin, 2 Februari 2026 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Karantina Kepri, ekspor perdana ikan hidup dari Natuna sebanyak 8,3 ton ikan hidup senilai Rp861 juta ke Hong Kong. Foto

Karantina Kepri, ekspor perdana ikan hidup dari Natuna sebanyak 8,3 ton ikan hidup senilai Rp861 juta ke Hong Kong. Foto" Istimewa

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Karantina Kepulauan Riau mengawal dan memastikan ekspor perdana ikan hidup dari Natuna pada awal 2026 berjalan lancar. Petugas mengirim 8,3 ton ikan hidup senilai Rp861 juta ke Hong Kong setelah menyatakan seluruh persyaratan karantina terpenuhi.

Eksportir mengirim ikan bernilai ekonomi tinggi, terdiri atas kerapu sunu 1.320 ekor, kerapu cantang 1.222 ekor, kerapu cantik 1.150 ekor, kerapu macan 1.050 ekor, kerapu bakau 1.010 ekor, berbagai jenis kerapu lain 2.153 ekor, serta ikan kakaktua 421 ekor.

Baca Juga :  Nyanyang Dorong Program Koperasi Merah Putih Menjangkau Wilayah Kepulauan Kepri

Kepala Karantina Kepulauan Riau Hasim menegaskan, petugas karantina memeriksa kelengkapan dokumen ekspor, mulai dari packing list hingga invoice yang diajukan melalui aplikasi Best Trust. Setelah itu, petugas melanjutkan pemeriksaan fisik terhadap media pembawa.

“Petugas memeriksa langsung kondisi ikan dan melakukan pengujian laboratorium,” ujar Hasim.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menyatakan seluruh ikan sehat dan menerbitkan sertifikat kesehatan ikan sebagai syarat pengiriman ke luar negeri.

Baca Juga :  Ansar Dorong Pelajar Kepri Kuasai Nilai Kebangsaan lewat KEMAS

Hasim menekankan, pengawasan karantina menjadi faktor kunci dalam menjaga kepercayaan negara tujuan. Hong Kong menerapkan standar ketat terhadap produk perikanan impor, sehingga ketelitian karantina menentukan kelancaran ekspor.

Melalui pengawasan berkelanjutan di Natuna, Karantina Kepulauan Riau menjamin keamanan dan mutu produk perikanan serta mendorong potensi kelautan Natuna bersaing di pasar internasional.

Editor: Rega

Berita Terkait

Ansar Terima Kunjungan Ketua Pengadilan Tinggi Kepri, Lepas Ahmad Shalihin Bertugas ke Lampung
Pemprov Kepri Ajukan Ranperda Peternakan untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Selvi Ananda Kunjungi LPKA Batam, Pastikan Anak Binaan Dapat Bekal Masa Depan
Firmansyah Tekankan Proyek Perubahan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Posyandu Kepri Bertransformasi, Layani Enam Bidang SPM hingga Wilayah Terluar
Ansar Ajukan KUA-PPAS APBD Kepri 2027, Fokus Dorong Ekonomi dan Percepat Pembangunan
Pertamina Turunkan Harga Bright Gas di Sumbagut, Batam FTZ Kini Mulai Rp97 Ribu
Pemprov Kepri Matangkan Peringatan Hari Anak Nasional 2026, Selvi Ananda Dijadwalkan Hadir
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 03:05 WIB

Ansar Terima Kunjungan Ketua Pengadilan Tinggi Kepri, Lepas Ahmad Shalihin Bertugas ke Lampung

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:54 WIB

Pemprov Kepri Ajukan Ranperda Peternakan untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:11 WIB

Selvi Ananda Kunjungi LPKA Batam, Pastikan Anak Binaan Dapat Bekal Masa Depan

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:39 WIB

Firmansyah Tekankan Proyek Perubahan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:29 WIB

Posyandu Kepri Bertransformasi, Layani Enam Bidang SPM hingga Wilayah Terluar

Berita Terbaru