Pemerintah Kota Batam menunjukkan kepedulian tinggi terhadap korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hingga saat ini, masyarakat telah mendonasikan Rp6,2 miliar. Ditambah alokasi APBD Kota Batam sebesar Rp7,5 miliar, total bantuan yang terkumpul mencapai Rp13,7 miliar.
Kepedulian itu kembali terlihat dari warga Batu Aji menyerahkan dana senilai Rp519,3 juta dan PT PLN Batam uang sebanyak Rp1,5 miliar barang ssbesar Rp1 miliar di Lantai 4 Kantor Pemerintah Kota Batam. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menerima bantuan tersebut langsung, didampingi jajaran Pemko dan tokoh masyarakat setempat.
Aksi ini bagian dari gerakan kemanusiaan yang digalang warga Batam untuk meringankan beban daerah terdampak bencana. Wali Kota Amsakar mengapresiasi respons cepat masyarakat.
“Partisipasi warga Batam kali ini terbesar sepanjang masa kepemimpinan saya. Ini bukti semangat gotong royong yang luar biasa,” ujar Amsakar.
Sejumlah instansi dan organisasi juga menyalurkan bantuan besar. Ikatan Keluarga Padang Sidempuan (IKAPSU) menyumbang Rp100 juta melalui rekening khusus penanggulangan bencana. Ikatan Keluarga Sumatera Barat (IKSB) memberangkatkan tujuh truk berisi logistik, sementara PSMI dan beberapa partai politik mengirimkan kebutuhan pokok langsung ke lokasi bencana.
Pemko Batam menegaskan seluruh bantuan akan disalurkan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar secara transparan dan akuntabel. Amsakar berharap bantuan itu dapat meringankan penderitaan korban dan mempercepat pemulihan sosial serta ekonomi di wilayah terdampak.
“Dengan dukungan semua pihak, kita berharap saudara-saudara kita di Aceh, Sumut, dan Sumbar bisa segera bangkit dan kembali beraktivitas normal,” tutupnya.
Editor: Rega






