Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nyanyang Haris Pratamura mengajak umat Muslim di Kepri memaknai perjalanan spiritual Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Ajakan tersebut ia sampaikan saat menghadiri Safari Dakwah Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026 M di Masjid Babul Khairat, Bengkong Indah 2 Swadaya, Kota Batam, Sabtu (17/1/2026).
Dalam sambutannya, Nyanyang menegaskan pentingnya menjalankan perintah salat lima waktu sebagai inti ajaran Islam. Ia mengingatkan umat Muslim untuk tidak hanya memahami makna Isra Mikraj, tetapi juga menerapkannya secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Selain menyampaikan pesan keagamaan, Nyanyang juga memaparkan capaian pembangunan Provinsi Kepri. Ia menyebut salah satu keberhasilan utama daerah adalah terjaganya Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB).
Pada 2025, IKUB Kepri mencapai 83,68 poin. Capaian tersebut meningkat 1,47 poin dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 82,21 poin. Berkat peningkatan itu, Kepri menempati peringkat ketiga di Sumatera dan masuk klaster atas secara nasional.
Lebih lanjut, Nyanyang menjelaskan bahwa keberagaman suku, budaya, dan agama di Kepri mampu terkelola dengan baik melalui kehidupan masyarakat yang rukun dan damai. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi modal sosial penting dalam mendorong pembangunan daerah.
Menutup sambutannya, Nyanyang mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Isra Mikraj sebagai momentum memperkuat keimanan, membangun akhlak mulia, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Sementara itu, Safari Dakwah Peringatan Isra Mikraj di Masjid Babul Khairat juga menghadirkan pendakwah nasional Habib Ahmad Al Habsyi asal Palembang. Melalui tausiyahnya, Habib Ahmad menekankan pentingnya menjaga ketaatan kepada Allah SWT dengan senantiasa melaksanakan salat lima waktu.
Editor: Diki






