Amsakar: Musrenbang Kunci Libatkan Warga dalam Pembangunan Daerah

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Musrenbang Tingkat Kelurahan Kampung Pelita Tahun 2026 di Kantor Lurah Kampung Pelita, Senin (12/1/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Musrenbang Tingkat Kelurahan Kampung Pelita Tahun 2026 di Kantor Lurah Kampung Pelita, Senin (12/1/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan peran penting Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sebagai ruang partisipasi aktif masyarakat dalam menentukan arah pembangunan daerah. Melalui forum ini, warga dapat menyampaikan aspirasi dan kebutuhan secara langsung kepada pemerintah.

Penegasan tersebut disampaikan Amsakar saat menghadiri Musrenbang Tingkat Kelurahan Kampung Pelita Tahun 2026 di Kantor Lurah Kampung Pelita, Senin (12/1/2026).

Amsakar menilai Musrenbang menjadi bukti nyata kepedulian masyarakat terhadap pembangunan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak akan tercapai tanpa keterlibatan aktif warga sejak tahap perencanaan.

“Musrenbang ini menjadi wujud konkret partisipasi dan kepedulian masyarakat terhadap pembangunan daerah,” ujar Amsakar.

Baca Juga :  TNI AL Kodaeral IV Peringati Hari Dharma Samudera 2026

Ia mendorong seluruh peserta memanfaatkan Musrenbang sebagai forum diskusi yang sehat dan konstruktif. Amsakar mengajak warga menyampaikan saran dan masukan secara objektif demi kepentingan bersama.

“Saya berharap momentum ini kita gunakan sebaik mungkin untuk berdiskusi. Silakan bapak dan ibu menyampaikan sumbang saran secara objektif,” katanya.

Amsakar juga menyampaikan bahwa berbagai capaian pembangunan Kota Batam merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan. Ia menekankan bahwa kekompakan dan sinergi menjadi kunci utama mendorong kemajuan daerah.

“Capaian yang kita raih lahir dari peran masyarakat yang luar biasa serta perangkat daerah yang solid. Semua bergerak bersama dan saling mendukung,” tegasnya.

Baca Juga :  Harkitnas Jadi Momentum Perkuat SDM dan Literasi Digital

Meski demikian, Amsakar mengakui pemerintah masih menghadapi sejumlah tantangan besar ke depan. Salah satu yang menjadi perhatian utama ialah peningkatan pelayanan air bersih.

“Pelayanan air bersih masih kita lakukan secara bertahap, namun saya berkomitmen untuk terus menyelesaikan persoalan ini,” ungkapnya.

Selain itu, Amsakar menyoroti persoalan pengelolaan sampah yang masih menjadi masalah serius. Ia mengajak masyarakat menumbuhkan kesadaran bersama dengan membangun budaya malu membuang sampah sembarangan.

“Mulailah kita tanamkan budaya malu jika membuang sampah tidak pada tempatnya,” ajaknya.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum
BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri
Radikalisme di Kepri Menurun, BNPT Dorong Penguatan Toleransi dan Literasi Digital
Tiga Daerah Mulai Bangun pada 2026, Wagub Diminta Awasi Langsung di Lapangan
Sensus Ekonomi 2026 di Kepri Dimulai, Gubernur Ansar Jadi Responden Perdana
Kepri dan Kementerian P2MI Bangun Ekosistem Pekerja Migran Berkualitas
Menteri P2MI Tinjau BP3MI Kepri, Tekankan Pelayanan Humanis bagi Pekerja Migran
Pemprov Kepri Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama dari BKN
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:35 WIB

Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:22 WIB

BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:16 WIB

Radikalisme di Kepri Menurun, BNPT Dorong Penguatan Toleransi dan Literasi Digital

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:20 WIB

Tiga Daerah Mulai Bangun pada 2026, Wagub Diminta Awasi Langsung di Lapangan

Senin, 15 Juni 2026 - 17:15 WIB

Sensus Ekonomi 2026 di Kepri Dimulai, Gubernur Ansar Jadi Responden Perdana

Berita Terbaru