Status Tanggap Darurat Bencana Aceh Diperpanjang 14 Hari

Jumat, 9 Januari 2026 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem saat rapat virtual perpanjangan ketiga status tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh, Kamis (8/1/2026)/SC Zoom/Immanuel Kristi Winata/ IGID Komdigi.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem saat rapat virtual perpanjangan ketiga status tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh, Kamis (8/1/2026)/SC Zoom/Immanuel Kristi Winata/ IGID Komdigi.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, memperpanjang status tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Aceh selama 14 hari, mulai 9 hingga 22 Januari 2026. Ia mengumumkan keputusan itu dalam rapat virtual, Kamis (8/1/2026).

Pemerintah provinsi memperpanjang status tanggap darurat setelah berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan merujuk pada Surat Menteri Dalam Negeri tanggal 7 Januari 2026. Mualem menilai beberapa wilayah masih terisolasi, logistik terbatas, dan layanan publik di kabupaten/kota terdampak membutuhkan percepatan.

Baca Juga :  TRC Batam Sisir Jalur Hijau, Dua PMKS Terjaring

Mualem menegaskan, perpanjangan ini memungkinkan pemerintah membersihkan lingkungan, menyalurkan bantuan logistik, memberikan layanan kesehatan, dan memperbaiki akses masyarakat secara cepat dan merata, termasuk menjangkau gampong-gampong yang sulit dijangkau.

Ia mengajak SKPA, pemerintah kabupaten/kota, TNI/Polri, relawan, dunia usaha, dan masyarakat bekerja sama mempercepat pemulihan Aceh. Ia memerintahkan pemulihan jalan dan jembatan di wilayah terdampak agar konektivitas masyarakat segera pulih.

Baca Juga :  Telkom Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh

Mualem meminta seluruh kepala daerah di Aceh menyusun dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) paling lambat minggu ketiga Januari 2026. Pemerintah menggunakan dokumen ini sebagai dasar untuk memulihkan dan membangun kembali Aceh secara lebih berketahanan.

Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus hadir, bekerja, dan mendukung masyarakat terdampak agar proses pemulihan berjalan sebaik-baiknya. Sumber InfoPublik

Editor: Yu;i

Berita Terkait

1 April 2026 Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina
Antisipasi Krisis Energi, Pemerintah Perketat Pembelian BBM Subsidi per 1 April
Isu Kenaikan BBM Dibantah, Pemerintah Pastikan Harga Tetap
Pertamina Patra Niaga Pastikan Volume BBM di SPBU Tembesi Sesuai
Imigrasi Kepri Selidiki Dugaan Pungli WNA di Pelabuhan Batam Centre
Hadapi Kekeringan, Pemprov Kepri Gelar Salat Istisqa di Pulau Penyengat
Waspadai Tawaran Kerja Mencurigakan Pascamudik, Berpotensi TPPO
OJK dan Bareskrim Amankan Tersangka Kasus Dugaan Tindak Pidana Perbankan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 19:53 WIB

1 April 2026 Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:45 WIB

Antisipasi Krisis Energi, Pemerintah Perketat Pembelian BBM Subsidi per 1 April

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:28 WIB

Isu Kenaikan BBM Dibantah, Pemerintah Pastikan Harga Tetap

Senin, 30 Maret 2026 - 15:00 WIB

Pertamina Patra Niaga Pastikan Volume BBM di SPBU Tembesi Sesuai

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:09 WIB

Imigrasi Kepri Selidiki Dugaan Pungli WNA di Pelabuhan Batam Centre

Berita Terbaru

Gubernur Ansar Ahmad didampingi Wagub Nyanyang Haris Pratamura menyerahkan dokumen LKPJ Kepala Daerah Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2025 kepada Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan didampingi untuk pimpinan lainnya. Foto: Diskominfo Kepri

Pemerintahan

Gubernur Ansar Sampaikan LKPJ 2025 di DPRD Kepri

Rabu, 1 Apr 2026 - 10:21 WIB