Mendagri Tugaskan Praja IPDN Bantu Pulihkan Pemerintahan Aceh Tamiang

Minggu, 4 Januari 2026 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (kiri) didampingi Presiden Direktur Lion Grup Daniel Putut Kuncoro Adi (ketiga kiri) menyampaikan arahan kepada praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sebelum diberangkatkan ke Aceh di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (3/1/2026). ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/foc.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (kiri) didampingi Presiden Direktur Lion Grup Daniel Putut Kuncoro Adi (ketiga kiri) menyampaikan arahan kepada praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sebelum diberangkatkan ke Aceh di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (3/1/2026). ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/foc.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menugaskan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk membantu pemulihan pemerintahan di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, yang terdampak parah banjir dan longsor.

Tito menegaskan, penugasan tersebut merupakan misi kemanusiaan untuk mendukung pemerintah daerah dan masyarakat pascabencana. Para praja diminta mempraktikkan ilmu pemerintahan yang diperoleh di kampus bersama ASN Kemendagri dan para pengasuh.

“Bantu menghidupkan kembali pemerintahan kabupaten, kecamatan, hingga desa,” ujar Tito saat melepas praja IPDN di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (3/1/2026).

Baca Juga :  Amsakar Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih di Batam

Ia mengungkapkan, seluruh kecamatan di Aceh Tamiang terdampak, dengan lebih dari 200 desa mengalami kerusakan. Hingga kini, banyak kantor pemerintahan masih dipenuhi lumpur, sistem administrasi terganggu, serta layanan kependudukan dan teknologi informasi belum berjalan optimal.

Menurut Tito, penugasan ini merupakan kehormatan karena praja yang diberangkatkan dipilih dari ribuan peserta lainnya. Pengalaman terjun langsung menangani pemerintahan pascabencana dinilai sebagai kesempatan langka.

Baca Juga :  Komdigi Siap Kolaborasi dengan BPJS Kesehatan Kembangkan AI untuk Layanan Publik

Penugasan tersebut juga menjadi bagian dari kuliah kerja nyata (KKN) dan masuk dalam kurikulum penilaian praja IPDN. Tito menambahkan, Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi langkah Kemendagri dan mendorong sekolah kedinasan lain untuk turut membantu daerah bencana sesuai bidang keilmuannya.

“Misalnya, sekolah kedinasan perhubungan bisa menilai dampak bencana terhadap bandara atau pelabuhan,” kata Tito. Sumber InfoPublik

Editor: Yuli

Berita Terkait

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital
Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia
Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat
Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar
Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun
Kepri Perkuat UMKM, Nyanyang Dorong Kolaborasi dan Digitalisasi
Kemenkomdigi Kembali Raih Opini WTP, PNBP Lampaui Target Rp29,3 Triliun
Telkomsel Luncurkan Halo Optima, Kuota 300 GB dengan Netflix hingga Spotify Premium
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:52 WIB

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:43 WIB

Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:33 WIB

Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:26 WIB

Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:10 WIB

Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun

Berita Terbaru