Komdigi Siap Kolaborasi dengan BPJS Kesehatan Kembangkan AI untuk Layanan Publik

Sabtu, 4 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wamenkomdigi Nezar Patria saat berbincang dengan Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan Setiaji di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Rabu (01/04/2026). Foto: Anhar/Komdigi

Wamenkomdigi Nezar Patria saat berbincang dengan Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan Setiaji di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Rabu (01/04/2026). Foto: Anhar/Komdigi

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan kesiapan pemerintah berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan untuk memanfaatkan kecerdasan artifisial (AI) guna meningkatkan kualitas layanan publik berbasis data.

Nezar menilai pengelolaan data berskala besar seperti di BPJS Kesehatan tidak lagi dapat mengandalkan metode konvensional.

“Pengelolaan data besar tidak bisa lagi manual. Datanya terus bertambah dan bergerak cepat. AI menjadi kebutuhan agar layanan publik lebih cepat dan tepat,” ujar Nezar saat menerima Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Setiaji, di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Nezar menjelaskan Kementerian Komunikasi dan Digital telah menyiapkan ekosistem pengembangan talenta melalui program AI Talent Factory.

Program ini merekrut mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi, seperti Universitas Brawijaya, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Indonesia.

Baca Juga :  BP Batam Bahas Hambatan Investasi di Kemenkeu, Amsakar Tegaskan Komitmen Perbaikan Iklim Usaha

Para peserta dilatih menggunakan studi kasus nyata serta didampingi mentor dari perusahaan teknologi global dan universitas internasional.

“Kami bekerja sama dengan Google, Apple, Amazon, juga Massachusetts Institute of Technology dan University of Oxford. Talenta yang dihasilkan siap menjawab kebutuhan riil di lapangan,” jelas Nezar.

Ia menegaskan kolaborasi dengan BPJS Kesehatan dapat segera dijalankan dengan memadukan data, use case, serta talenta yang telah disiapkan pemerintah.

“Jika BPJS Kesehatan memiliki use case dan data, kami punya talenta serta ekosistem. Ini bisa langsung dikerjakan bersama agar layanan kepada masyarakat lebih cepat dan akurat,” tegasnya.

Sementara itu, Setiaji menyampaikan BPJS Kesehatan telah mulai mengembangkan sejumlah use case AI, seperti chatbot layanan, analisis klaim, dan smart analytics. Namun, pengembangan tersebut masih menghadapi keterbatasan kapasitas.

Baca Juga :  Kemkomdigi Salurkan Bantuan dan Pastikan Pemulihan Komunikasi bagi Warga Terdampak Banjir Sumut

Menurutnya, sistem yang ada saat ini belum sepenuhnya mampu memahami kebutuhan pengguna.

“Chatbot kami masih sebatas pengganti FAQ. Sistem klaim juga belum mampu membaca banyak variabel. Ini yang ingin kami tingkatkan agar layanan menjadi lebih cepat dan akurat,” ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, pemerintah menargetkan layanan BPJS Kesehatan menjadi lebih responsif, mempercepat proses klaim, serta mengoptimalkan pemanfaatan data kesehatan untuk mendukung kebijakan berbasis bukti.

Kerja sama ini juga diharapkan memperkuat kapasitas internal BPJS Kesehatan melalui transfer pengetahuan dan pengembangan talenta digital di dalam organisasi.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi
Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan
Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan
Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik
Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Kemkomdigi Usulkan Tambahan Anggaran Rp3,23 Triliun untuk PDN dan Tiga Lembaga
Kemkomdigi Wajibkan Operator Lindungi Sisa Kuota Pelanggan
Prabowo Perkenalkan “Jas Hijau”: Jangan Lupakan Jasa Ulama

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:10

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi

Kamis, 10 September 2026 - 21:36

Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan

Senin, 7 September 2026 - 17:17

Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan

Sabtu, 5 September 2026 - 21:04

Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik

Kamis, 3 September 2026 - 20:09

Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06